in

Yuk, Coba Bisnis Sarang Burung Walet dengan Omset Jutaan!

SARANG BURUNG WALET

Harga sarang burung walet termurah rupanya mencapai Rp 14 juta/Kg. China merupakan pembeli terbesar sarang burung walet (SBW) di Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru saja mengekspor SBW Rp 500 Miliar ke China. Tentu bisnis ini sangat menggiurkan, bukan? Sebelum memulai bisnis sarang burung walet ini, yuk simak tipsnya.

Baca juga: Narada: Milenesia Cash Fund Siap Menarik 1.000 Investor Milenial

1. Pelajari dulu mekanisme ternak dan standar produk

Dikutip dari detikFinancial, pemula harus mempelajari dan mengetahui terlebih dahulu mekanisme beternaknya dan juga standar produk. Jadi, produk yang dihasilkan pun juga akan memiliki daya jual yang tinggi.

“Paling tidak mereka juga harus mempelajari bagaimana mekanisme beternaknya,” jelas Plh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono.

Selain itu, pemula juga harus mengetahui lokasi mana saja yang memiliki potensi besar akan SBW di Indonesia. Contohnya di Kalimantan dan Sumatera yang punya potensi sarang burung walet cukup besar.

2. Menentukan harga pasar dan jenis SBW yang paling diminati pasar

Sebelum terjun ke ranah jual beli. Setelah mengetahui mekanisme ternak maka pengusaha dapat menentukan harga pasar dan sarang burung walet jenis apa yang paling diminati di pasaran. Sebagai pengusaha harus cerdik dalam membaca apa yang pasar inginkan agar bisa meraup keuntungan.

Baca Juga  Berikut Kriteria Bisnis MLM yang "Sehat"

“Sehingga nanti bisa melihat harga-harga pasar dan peluang pasar itu,” lanjut Veri.

Baca juga: Tips Cerdas Investasi Properti yang Wajib Kamu Ketahui

3. Memasarkan kualitas terbaik produk

Setelah mengetahui peluang di pasar, maka tips selanjutnya adalah mempromosikan produk yang dimiliki dengan kualitas terbaik agar calon konsumen minat terhadap produk tersebut.

“Bagaimana kita memberikan produk yang terbaik dari yang terbaik. Karena sarang burung kan brand-nya beragam, untuk menjaga kualitas masing-masingnya berbeda. Pihak konsumen yang lihat yang mana pengolahan yang terbaik,” terang Komisaris PT Tongheng Investment Indonesia Chan Yu Tak.

PT Tongheng Investment Indonesia ini adalah salah satu perusahaan Indonesia yang sukses memasarkan SBWnya hingga ke kancah internasional.

Pihaknya menjelaskan bahwa dengan menjualnya dalam bentuk siap konsumsi menjadikan produk tesebut memiliki kualitas terbaik. Pasalnya, sarang burung walet yang sudah siap konsumsi ini pun dari harga jauh lebih tinggi.

“Nilainya (SBW olahan) juga sangat jauh mahal dibandingkan kita jual raw material (SBW mentah). Nanti hasilnya mereka betul-betul mengetahui kalau dijual secara raw material ini tidak banyak menguntungkan,” ungkap Veri.

Baca Juga  Emas Antam Merosot Rp10.000/gram, Mengapa?

PT Tongheng Investmen Indonesia juga mengikuti dengan patuh standar Badan Karantina Pertanian yang mengawasi dan memeriksa kualitas dari setiap produk SBW.

Sistem yang digunakan oleh Badan Karantina Pertanian ini adalah HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) atau analisis bahaya dan pengendalian titik kritis dalam produksi sarang burung walet.

Baca juga: Investasi Properti Menjanjikan Kebebasan Finansial

Tinggalkan Balasan

emas

Rekomendasi Situs Transaksi Emas Online Terpercaya

Bisnis Kedai Kopi

3 Tantangan Memulai Bisnis Kedai Kopi.