in

5 Alasan Kegagalan Bisnis Dropshipping

kegagalan bisnis dropshipping

Semua orang dipersilakan untuk memulai bisnis dropshipping. Tetapi Anda harus mengetahui dengan sangat jelas tentang apa yang akan Anda lakukan. Jika Anda tak mengetahuinya, Anda hanya akan menambahkan satu kisah dalam kumpulan kisah tentang kegagalan bisnis dropshipping.

Sebuah data mengatakan bahwa hampir 90 % dropshipper mengalami kegagalan pada bulan-bulan awal bisnisnya berdiri. Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah kegagalan ini. Namun agar Anda tidak terjebak dalam pengalaman pahit yang sama, silahkan pelajari beberapa alasan mengenai kegagalan para droshipper berikut ini;

1. Memilih niche yang salah

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh para dropshipper adalah mereka memilih produk yang salah untuk dipasarkan. Mereka cenderung terburu-buru dalam menentukan niche tanpa melihat potensi apa yang layak dijual di suatu wilayah.

Tentu saja, mengingat kebutuhan pasar merupakan nafas utama dalam suatu proses produksi. Sebagus apapun produk yang Anda tawarkan, bila pasar tidak membutuhkan, maka Anda tidak akan menjual apa pun.

2. Salah dalam memilih platform

Berbicara mengenai iklan, tentu Anda tidak ingin uang yang Anda keluarkan mengalir sia-sia tanpa membawa “pengembalian” yang sepadan.

Baca Juga  Trik Agar Bisnis dan Kuliah Berjalan Seirama

Maka dari itu, pilihlan platform terbaik untuk mengembangkan bisnis Anda. Yang paling sering digunakan untuk beriklan dan terbukti jitu adalah Facebook dan juga Google Adwords serta Instagram. Selain itu, Anda juga bisa mencoba memasarkan bisnis Anda pada layanan platform e-niaga terbaik lainnya.

3. Tingginya harga produk dropshipping

Sama seperti pelanggan produk lainnya, mereka akan berbelanja pada toko yang menyediakan layanan terbaik plus harga termurah. Maka Anda pun harus belajar menyeimbangkan antara harga produk yang tetap rendah dan keuntungan yang masih bisa Anda jangkau.

4. Pengiriman yang sering tertunda

Anda tahu bahwa bisnis ini sangat beresiko mengingat begitu banyak aspek yang wajib diperhatikan untuk memuaskan pelanggan. Banyak dropshipper gagal karena mereka kalah cepat dalam mengirimkan barang.

Jika pelanggan bisa mendapatkan barang mereka dalam sehari, tentu mereka tidak mau menunggu selama beberapa hari. Maka pikirkan ini matang-matang sebelum Anda terjun pada bisnis dropshipping.

5. Tidak konsisten dalam mengelola bisnis

Kesalahan yang terakhir adalah, banyak pemula yang sudah puas saat bisnis mereka mulai berjalan. Tidak ada lagi inovasi, tidak ada lagi perbaikan pelayanan. Akibatnya banyak pelanggan akan beralih pada tempat baru yang menjanjikan peningkatan kualitas pelayanan.

Baca Juga  Pilihan Saham di Tengah Badai Corona

Dropshipping bisa menjadi bisnis yang membawa keuntungan besar. Namun seperti bisnis besar lainnya, tantangan besar pun selalu mengintai. Jadilah dropshipper yang mengerti akan kebutuhan pasar, gigih, serta rajin meningkatkan pelayanan Anda. Belajarlah dari kegagalan yang pernah anda alami sebelumnya, agar anda terhindar dari kegagalan dalam bisnis dropshipping.

Tinggalkan Balasan

karier kuliah

Ingin Peluang Karier Terbuka? Jangan Lakukan Hal ini Saat Masih Kuliah!

Waspada Pialang Berjangka Ilegal – Belajar dari Kasus OctaFX