in

Virtual Hotel Operator, Pengertian dan Cara Kerja

Virtual Hotel Operator

Fenomena VHO (Virtual Hotel Operator) adalah termasuk yang paling berkembang pesat selama 5 tahun terakhir. Hal ini terjadi tidak terlepas dari pengaruh Pesatnya perkembangan teknologi serta meluasnya penggunaan smartphone dan internet di kalangan masyarakat.

Sejak tahun 2015 lalu, VHO pertama yang masuk di Indonesia antara lain Nida Rooms, diikuti dengan nama-nama yang kini akrab di telinga seperti Airy Rooms, RedDoorz, OYO rooms , serta Zen Rooms.

Apa itu Virtual Hotel Operator (VHO)?

Dikutip dari kamus traveller Virtual Hotel Operator merupakan operator hotel yang bekerja sama dengan berbagai hotel (umumnya hotel budget, namun belakangan merambah ke villa atau hotel berbintang empat ke atas) untuk memberikan standar fasilitas dan mutu pelayanan kepada penginap. Harga hotel dari hari ke hari semakin terjangkau terutama bagi traveler dengan budget minim.

Bagaimana Cara Kerja Virtual Hotel Operator

VHO mengadopsi gaya kerja yang sama dengan ojek online. Mereka tidak memiliki hotel ataupun pegawai. Konsep dasar VHO adalah “rebranding” bagi para pemilik hotel atau rumah singgah yang ingin bergabung. Setiap VHO memiliki standar operasional tersendiri sebagai checklist untuk para mitra mereka.

Baca Juga  Menutup Hari Jumat, IHSG Menguat

Sebelum sebuah hotel atau bangunan dapat bergabung ke dalam listing, VHO akan mengirimkan tim untuk memeriksa kelayakannya. Inspeksi yang dilakukan meliputi fasilitas dan berbagai layanan lain yang kemudian di-“rebrand” dan dijual kepada publik.

VHO dapat merubah harga sebuah hotel yang bagus menjadi lebih terjangkau, menyediakan hotel ekonomis terbaik di suatu area, bahkan membuat hotel-hotel menjadi lebih layak ditempati dengan meningkatkan fasilitas dan quality control yang dilakukan setiap bulan.

Misalnya, VHO ZenRooms mengajak kerja sama hotel Amaris. ZenRooms akan meminta jatah kamar hotel Amaris untuk dijualkan oleh ZenRooms dengan brand ZenRooms.

Kelebihan dan kekurangan pesan kamar melalui VHO

Kelebihan

  • Harga kamar rata-rata lebih murah. Dengan model bisnis yang dipakai VHO, sangat memungkinkan menjual kamar dengan harga lebih murah
  • Promo kamar di detik akhir (last minute deal) lebih sering dikeluarkan VHO.

Kekurangan 

  • VHO tidak mencantumkan nama hotel sebenarnya di situs penjualan. Calon tamu perlu mencari informasi dari site lain untuk memastikan lokasi properti.
  • Layanan yang didapat mungkin tidak sama dengan layanan hotel berada.
Baca Juga  Pentingnya Memiliki Dana Darurat, Apa Alasannya?

 

 

Tinggalkan Balasan

investasi asing

Investor Asing Tidak Melirik Lagi Sektor yang Penuh Tenaga Kerja, Kok Bisa?

Kenali Tantangan Jika Ingin Menabung di Celengan

Kenali Tantangan Jika Ingin Menabung di Celengan