in

Kelebihan dan Kekurangan Broker Market Maker

Kelebihan dan Kekurangan Broker Market Maker

Dalam dunia trading forex diketahui ada jenis Broker Market Maker. Para trader, terutama mereka yang masih pemula wajib mengetahui kelebihan dan kekurangan broker market maker. Ini penting, karena memilih broker yang tepat turut menentukan kesuksesan dalam bertrading forex.

Broker Market Maker adalah broker yang membantu menciptakan pasar bagi investor untuk membeli atau menjual mata uang (valuta) asing. Ketika ada trader yang ingin membeli mata uang USD (Dolar Amerika) dengan JPY (Yen Jepang), maka broker akan menagih trader mata uang JPY senilai kurs USD yang berlaku. Si trader akan mendapatkan mata uang USD dari broker, dan memegang mata uang JPY tadi sampai ada trader lain yang membelinya dengan membayar menggunakan mata uang lain lagi.

Spread atau perbedaan antara harga Bid dan Ask menjadi salah satu sumber pemasukan bagi para broker selain dari komisi dan biaya trading. Broker mengumpulkan uang ketika nilai mata uang yang mereka pegang naik, atau sebaliknya.

Ketika trader membuka posisi Buy, Broker Market Maker akan melakukan posisi sebaliknya, yakni Sell. Begitu pula saat trader melakukan Sell, maka broker akan melakukan Buy. Bagaimana dengan harga Bid dan Ask-nya? Broker berhak menentukan harga semaunya. Harga Bid dan Ask yang mereka tentukan biasanya merupakan harga yang dianggap paling baik untuk broker tersebut.

Baca Juga  Keuntungan Trading di Broker Valbury Futures

Mayoritas broker berani menetapkan Fixed Spread (spread tetap). Sebab, pihak broker itu sendiri yang menentukan harga Bid dan Ask yang bisa dilihat trader pada platform trading. Percayalah, harga yang tertera tak berbeda jauh dari situasi pasar forex sesungguhnya.

Kelebihan Broker Market Maker

Meski sekilas dilihat dari pengertiannya, Broker Market Maker lebih banyak kekurangannya, bukan berarti tak punya kelebihan. Setidaknya ada dua kelebihan yang bisa dimanfaatkan oleh para trader forex.

Para broker jenis ini umumnya menyediakan fasilitas trading yang cukup lengkap. Para trader dipastikan bakal mendapatkan fasilitas seperti news feed (berita terbaru), Expert Advisor (EA) gratis, dan lain sebagainya.

Selain itu, pergerakan harga yang tertera pada platform yang disediakan oleh pihak broker relatif lebih tenang. Hampir jarang ada gerak volatile, seperti yang kerap terjadi pada broker jenis lainnya, seperti ECN (Electronic Communication Network).

Kekurangan Broker Market Maker

Broker Market Maker tak terlalu disarankan untuk dipakai oleh para trader pemula. Sebab, banyak sekali kekurangan dari broker jenis ini.

Baca Juga  REVIEW BROKER: Monex (PT Monex Investindo Futures)

Ada potensi kecurangan yang bisa saa dilakukan oleh pihak broker, karena ada konflik kepentingan antara pihak broker dengan trader. Karenanya, pilihlah broker yang benar-benar teregulasi secara aman oleh lembaga regulator resmi.

Kekurangan lainnya, harga yang diperoleh oleh trader kurang bagus dibandingkan dengan harga yang ditetapkan broker jenis ECN. Harga Bid dan Ask pada broker jenis ini jelas-jelas lebih menguntungkan broker.

Bagi para trader yang memanfaatkan Pending Order seperti Stop dan Limit Order, akan mengalami yang namanya slippage (loncatan harga) yang mengakibatkan cepat mencapai Stop Loss sebagai kemungkinan terburuk. Hal itu biasanya terjadi saat ada rilis berita fundamental penting.

Para trader yang menggunakan jasa broker jenis ini akan kesulitan menggunakan strategi scalping. Sebab, umumnya broker akan membatasi bahkan ada pula yang melarang strategi tersebut digunakan untuk bertrading.

Di dunia, sudah ada sejumlah kasus kecurangan (scam) melibatkan broker jenis ini yang terungkap. Mereka melakukan segala cara untuk membuat trader cepat mengalami kekalahan (loss). Bahkan, dikenal istilah Stopp Loss Hunter, di mana broker jenis ini akan mengerjai para trader pengguna Stop Loss Order agar Stop Loss mereka cepat kena.

Baca Juga  REVIEW BROKER: XM (XM Global Limited)

Nah, itulah kelebihan dan kekurangan Broker Market Maker yang patut diketahui. Sebagai trader, sebaiknya Anda lebih teliti lagi dalam memilih broker.

Akun demo

Risiko Melakukan Trading dengan Akun Demo

Kunci Sukses Menjadi Profit Trader

Kunci Sukses Menjadi Profit Trader