in

e-Wallet JP Morgan: Terobosan untuk e-Commerce

Era transaksi serba digital mampu menutup peluang bagi penyedia jasa keuangan. Hal ini disadari betul oleh K Pierpont Morgan, atau sering disebut JP Morgan, sebuah bank ternama asal United State. Melihat volume transaksi perdagangan digital, JP Morgan menghabiskan setahun belakangan untuk mengembangkan sebuah dompet elektronik (e-wallet).

“Pada pelaku usaha e-commerce, mereka terancam tidak mampu mempertahankan hubungan dengan para pelanggan. Begitu para pelanggan bisa berhubungan langsung dengan pihak penjual, mereka akan langsung meninggalkan lingkungan e-commerce tersebut,” ungkap Matt Loos, salah satu managing director JP Morgan, dikutip dari sebuah wawancara dengan Bloomberg.

Ditujukan Kepada Perusahaan Berteknologi

Dompet elektronik ini nantinya akan ditujukan kepada perusahaan-perusahaan teknologi terkenal dengan volume transaksi tinggi, seperti Amazon, AirBnB, dan eBay. Produk yang ditawarkan oleh JP Morgan ini berupa akun-akun virtual bagi para pelanggan e-commerce. JP Morgan akan memegang kendali terhadap proses pembayaran dan pergerakan uang dalam e-commerce tersebut. 10 e-commerce terbesar dunia sudah masuk ke dalam sasaran JP Morgan untuk dompet elektronik ini.

Baca Juga  UMKM Anti Corona, Memang Ada?

Langkah besar ini diambil oleh JP Morgan sebagai upaya meraih lebih banyak pendapatan. Terlebih, sebuah laporan studi dari Accenture memprediksi dalam lima tahun ke depan, bank-bank akan mengalami penurunan pendapatan setidaknya 15 persen akibat persaingan dengan para perusahaan teknologi yang berkecimpung di e-commerce dan sejenisnya.

Takis Georgakopoulos, managing director JP Morgan bagian wholesale payment mengutarakan, “Kami mengincar seluruh pelaku e-commerce, kami ingin mereka semua menggunakan produk ini. E-wallet kami pada dasarnya akan menyederhanakan proses pembayaran, memudahkan penyetoran kepada pihak penjual, dan meningkatkan loyalitas pelanggan.”

Georgakopoulos menambahkan bahwa paling tidak, sebelum tahun 2019 berakhir, JP Morgan sudah menjalin kerja sama dengan satu klien. Sementara itu, Uber sudah melakukan kerja sama serupa dengan Green Dot, untuk penyediaan dompet virtual bagi para pengemudi mitra mereka.

Produk e-wallet ini melanjutkan terobosan yang dilakukan JP Morgan awal tahun ini. Di bulan Februari, JP Morgan meluncurkan cryptocurrency pertama yang dimiliki sebuah bank, bernama JPM Coin. JPM Coin bernilai setara dengan satu dolar AS. Muncul spekulasi bahwa e-wallet ini kelak akan membuka jalan lebih lebar pula untuk penggunaan JPM Coin lebih luas bagi pengguna ritel.

Baca Juga  4 Keuntungan Menabung di Digital Banking

Tinggalkan Balasan

Cryptocurrency Wallet: Penyimpanan Uang Digital – Part 2

berniat menutup kartu kredit

Berniat Menutup Kartu Kredit? Perhatikan Hal-hal Berikut! (Part 2)