in

Kurangi Dampak Covid-19, AS Berikan Paket Stimulus Ekonomi USD 2 Triliun

Paket Stimulus Ekonomi AS

Guna mengurangi dampak covid-19, Amerika Serikat (AS) akan berikan paket stimulus ekonomi senilai 2 triliun dolar. Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut disepakati oleh Senat dan pemerintahan Gedung Putih pada Rabu (25/03/2020) pagi waktu setempat.

Dilansir Reuters, House of Representatives atau DPR akan mengikuti kesepakatan setelah Senat, Rabu. Kesepakatan diambil setelah anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat bernegosiasi berhari-hari bersama Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dan pejabat lain dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Kesepakatan tersebut disampaikan oleh Pemimpin Mayoritas Senat Republik Mitch McConnell dalam sebuah pidato.

“Hal ini adalah besaran investasi kita dalam menghadapi kondisi kritis saat ini. Kami akan mengesahkan undang-undang hari ini,” tutur McConnell.

McConnel menambahkan, paket stimulus akan membantu warga AS membayar pajak di tengah potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sekarang. Selain itu, pemerintah akan memperluas asuransi pengangguran dan memberikan pinjaman darurat untuk usaha kecil.

Tak hanya itu, paket stimulus tersebut juga akan menstabilkan industri nasional utama dan memberikan bantuan keuangan bagi rumah sakit maupun penyedia layanan kesehatan. Tenaga kesahatan ini saat ini sedang berjuang mendapatkan peralatan kesehatan untuk pasien.

Baca Juga  Mengamati Saham di Tengah Pandemi Corona

Sementara itu, Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer menyebutkan, paket stimulus tersebut menjadi paket penyelamatan terbesar sepanjang sejarah Amerika. Ia menambahkan, bantuan dalam skala besar kini sudah dalam perjalanan yang diutamakan bagi masyarakat AS.

Paket stimulus diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dengan suntikan bantuan besar-besaran.

Rincian Paket Stimulus Ekonomi AS

Adapun dana sebesar USD 2 Triliun tersebut adalah antaranya dana 500 miliar dolar AS untuk membantu industri yang terpukul dan bantuan langsung tunai hingga 3.000 dolar AS ke jutaan keluarga AS.

Schumer mengatakan, paket ini juga berisi 100 miliar dolar AS bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan, bersama dengan uang tambahan untuk kebutuhan perawatan kesehatan. Sebesar 150 miliar dolar AS lainnya akan digunakan untuk membantu pemerintah negara bagian dan lokal dalam melawan wabah Covid-19.

Uang yang dipertaruhkan dalam undang-undang stimulus ini melebihi akumulasi anggaran yang dihabiskan AS untuk bidang pertahanan nasional, penelitian ilmiah, pembanguann jalan raya dan program diskresioner lain.

Sebelumnya, pada Selasa (24/3), penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan, stimulus 2 triliun dolar AS ini akan bekerja bersama dengan suntikan 4 triliun dolar AS dari Federal Reserve. Untuk resmi menjadi dasar hukum, kesepakatan stimulus harus melewati Senat, di mana Partai Republik menjadi mayoritas. Selain itu, draft juga harus melalui DPR yang dipimpin oleh Demokrat dan kemudian ditandatangani oleh Presiden.

Baca Juga  Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Siap Anggarkan Dana

Mnuchin mendesak Ketua DPR Nancy Pelosi agar segera menjadwalkan pemungutan suara setelah draf stimulus sudah dilewati di tahap Senat. Dia memastikan paket stimulus ekonomi sangat penting untuk membantu pekerja, bisnis dan seluruh masyarakat AS.

Wall Street menguat

IHSG Diramalkan Menguat, Berikut Saham Pilihan Hari Ini

Ekonomi Singapura menurun

Ekonomi Singapura Diramalkan Menurun