in

Jenis dari Perdagangan Internasional

Jenis dari Perdagangan Internasional
Photo by Louis Moncouyoux on Unsplash

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh dua negara dengan kesepakatan yang sudah ditentukan. Dalam perdagangan internasional, banyak sekali jenis perdagangan yang bisa dilakukan. Berikut adalah jenis dari perdagangan internasional yang dilansir dari Kompas.

Jenis dari Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional memiliki beberapa jenis, antara lain:

  1. Ekspor. Ekspor adalah aktivitas penjualan barang ke luar negeri. Ekspor memiliki dua tipe, yaitu ekspor biasa dan ekspor tanpa L/C (Letter of Credit). Letter of Credit adalah fasilitas yang diberikan oleh bank untuk memperlancar transaksi, dalam hal ini bank menjadi pihak perantara. Ekspor biasa adalah penjualan barang ke luar negeri sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diberikan kepada pembeli dengan L/C. Ekspor tanpa L/C adalah jenis ekspor yang digunakan tanpa menggunakan Letter of Credit. Perdagangan tersebut bisa terjadi jika sudah diberikan izin oleh departemen perdagangan.
  2. Impor. Impor adalah aktivitas pembelian barang dari luar negeri. Ketika seseorang atau perusahaan melakukan impor dalam jumlah yang cukup besar, bea cukai akan membantu dalam menyelesaikan perdagangan. Impor adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam perdagangan internasional.
  3. Barter. Barter adalah jenis transaksi yang melakukan penukaran barang satu dan yang lain. Hal yang harus diingat dalam barter adalah nilai barang yang dibarterkan harus seimbang. Sebelum barter, barang tersebut harus dinilai terlebih dahulu baru bisa dibarterkan dengan barang yang bernilai sama.
  4. Konsinyasi. Konsinyasi adalah jenis perdagangan dimana barang yang akan dijual akan dititipkan di pasar internasional terlebih dahulu. Perdagangan intenasional jenis ini biasanya dilakukan di pasar besa atau bursa dagang dengan cara pelelangan.
  5. Border Crossing. Border Crossing adalah jenis perdagangan internasional terhadap negara tetangga atau berdekatan. Perdagangan ini diatur sesuai dengan kesepakatan bersama. Target utama dari perdagangan ini adalah memberikan kemudahan untuk melakukan perbelanjaan. Border Crossing dibagi menjadi dua tipe yaitu Sea Border Crossing dan Overland Border Crossing. Sea Border Crossing adalah perdagangan antar negara tetangga yang dilakukan melalui batas laut. Overland Border Crossing adalah perdagangan antar negara tetangga yang dilakukan melalui batas darat.
Baca Juga  5 Langkah untuk Menghindari Kehancuran dalam Masa Resesi Ekonomi
Manfaat Adanya Perdagangan internasional

5 Manfaat Adanya Perdagangan Internasional

Rupiah Merosot Terhadap Mata Uang Safe Haven

Rupiah Merosot Terhadap Mata Uang Safe Haven