in

Tipe Devisa yang Berlaku di Perdagangan Internasional

tipe devisa yang berlaku di perdagangan internasional
Photo by Christine Roy on Unsplash

Devisa adalah valuta asing yang bisa digunakan dalam perdagangan internasional. Devisa memiliki bentuk yang bermacam-macam, mulai dari mata uang asing hingga emas batangan. Devisa dapat dibagi menjadi dua tipe berdasarkan bentuk dan sumber dari devisa tersebut. Berikut adalah tipe devisa yang berlaku di perdagangan internasional yang dilansir dari ekspektasia.

Tipe Devisa yang Berlaku di Perdagangan Internasional

Jika dilihat dari bentuknya, devisa dibedikan menjadi dua tipe, yaitu:

  1. Devisa Kartal. Devisa kartal adalah devisa yang berbentuk uang kertas, logam atau emas. Devisa kartal yang diterima dalam perdagangan internasional antara lain adalah dolar AS, euro, poundsterling, franc Swiss, yen Jepang, dan lain sebagainya.
  2. Devisa Giral. Devisa giral adalah devisa dalam bentuk surat berharga. Macam-macam devisa giral antara lain adalah Special Drawing Rights, Cable Order, Bill of Exchange (Wesel), dan Traveler Cheque. Special Drawing Rights atau SDR adalah hak kredit untuk negara yang menjadi anggota IMF. Tujuan dari SDR adalah membantu negara lain dalam pembayaran internasional. Cable Order adalah cek yang dikirim melaui radiogram atau telepon dari bank dalam negeri menuju bank luar negeri. Bill of Exchange atau Wesel adalah surat perintah dari bank untuk membayar kepada seseorang. Traveler Cheque adalah cek yang dibawa turis dan bisa dicairkan di bank yang sudah ditentukan.
Baca Juga  10+ Situs Lowongan Kerja Terbaik di Indonesia (Part 2)

Jika dilihat dari sumbernya, devisa dibagi menjadi dua tipe, yaitu:

  1. Devisa Umum. Devisa umum adalah devisa yang diperoleh dari kegiatan perdagangan international. Kegiatan tersebut antara lain adalah ekspor, penyediaan jasa, dan bunga modal.
  2. Devisa Kredit.  Devisa kredit adalah devisa yang diperoleh dari pinjaman luar negeri. Negara tersebut harus mengembalikan devisa tersebut sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan. Suatu negara biasanya mengajukan kredit kepada bank dunia dan digunakan untuk melakukan pembangunan infrastruktur atau kebutuhan negara yang lain.

Di Indonesia ada lembaga khusus yang mengawasi laju devisa. Lembaga tersebut adalah Biro Lalu Lintas Devisa (BLLD). Biro ini memiliki fungsi untuk melakukan pengawasan terhadup laju devisa dan berusaha untuk menambah laju devisa yang masuk ke cadangan devisa Indonesia.

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 23 April 2020

sumber pendapatan devisa

Macam Sumber Pendapatan Devisa