in

Rincian Biaya Rumah Tangga Ala Perencana Keuangan

Rincian biaya rumah tangga

Saat berumah tangga, selain tujuan keuangan seperti pendidikan anak, biaya rumah, tabungan dan kebutuhan lain yang mulai banyak, pengeluaran pun mulai banyak. Maka dari itu lebih baik membuat rincian biaya hidup rumah tangga. Berikut ini adalah hal – hal yang perlu dipertimbangkan saat membuat perincian biaya hidup rumah tangga:

1 Investasi dan Tabungan

Anda dan pasangan harus bisa menabung minimal 20% dari pendapatan bulanan kalian. Kalau kalian bisa menabung lebih besar dari 20%, maka akan semakin lebih baik. Hal ini juga bisa disesuaikan dengan tujuan keuangan kamu.

Misalkan, kalian berpenghasilan Rp50 juta dalam sebulan dan saya misalkan untuk mengalokasikan Rp15 juta per bulan untuk diinvestasikan dengan rincian sebagai berikut:

  • Dana darurat: Rp4.000.000
  • Dana pendidikan anak: Rp3.000.000
  • Dana liburan tahunan: Rp3.000.000
  • Dana ibadah haji: Rp2.000.000
  • Dana pensiun: Rp1.000.000

Jadi, ketika kamu sudah menetapkan berapa kamu akan mengalokasikan pendapatan bulanan untuk menabung atau berinvestasi, jangan lupa untuk mendaftar apa saja investasi tersebut.

2. Sedekah atau Donasi

Biaya ini sangatlah penting. Kalau kamu ingin menggunakan persenan, kamu bisa menggunakan persenan sebesar 10% dari pendapatan bulanan kamu atau lebih besar tidak apa-apa, semua tergantung dari bagaimana kebijakan kalian sebagai pengelola keuangan dalam mengelola keuangan.

Baca Juga  Waspadalah! Investasi Trading Forex Ternyata Memiliki Resiko Paling Tinggi

3. Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

Fungsi utama dari asuransi adalah untuk meminimalkan risiko terhadap arus kas keuangan Anda. Katakanlah, kalian, masih kasus yang sama, memiliki penghasilan Rp50 juta per bulan dan sudah membagi-bagi 30% untuk tabungan dan investasi, 10% untuk sedekah.

Untuk asuransi, misalkan kamu mengalokasikan 10% untuk asuransi per bulannya. Sudah termasuk asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis. Asuransi ini adalah salah satu bentuk perlindungan untuk diri kamu sendiri dan keluarga terhadap arus kas keuangan kamu.

4. Cicilan

Untuk kamu yang mungkin sedang berhadapan dengan cicilan, pastikan sudah memikirkan bagaimana kamu akan membayar cicilan.
Kami sarankan anda mengambil cicilan maksimal 30% dari pendapatan bulanan, lebih kecil, tentu akan lebih baik.
Jika Anda memiliki cicilan, kalkulasi persenan pengeluaran bulanan kamu berikut ini mungkin dapat membantu kamu dalam membuat anggaran bulanan.

  • Tabungan dan Investasi: 20%
  • Cicilan dan Utang: 30%
  • Asuransi: 5%
  • Sedekah dan donasi: 5%
  • Konsumsi: 40%

5. Biaya Konsumsi

Untuk Anda yang belum memiliki cicilan, bisa memembelanjakan 50% pendapatan untuk pengeluaran konsumtif.
Kamu harus mewajibkan pengeluaran konsumsi berikut:

  • Tagihan Listrik
  • Tagihan Air
  • Tagihan Telepon
  • Untuk pengeluaran anak (jika sudah ada)
Baca Juga  Keuntungan Istri yang Punya Penghasilan Sendiri

Setelah itu, Anda bisa mengalokasikan untuk kebutuhan Kalian, mulai dari makan, transportasi, jalan-jalan, kopi, hiburan dan pengeluaran konsumtif lainnya.

Tinggalkan Balasan

Harga bitcoin mengalami penurunan

Risiko Investasi Bitcoin (Part 2)

manfaat lain fitur gofood

Selain untuk Pesan Makanan, ini yang Bisa Anda Lakukan di Fitur GoFood