in

4 Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Rumah Baru

pertimbangan membeli rumah baru

Terkadang keterbatasan bujet membuat seseorang terpaksa memilih antara membeli rumah murah atau langsung membangun rumah impian yang biayanya lebih mahal. Namun yang menjadi masalah ialah harga jual rumah dan bahan-bahan bangunan selalu naik setiap tahun, sehingga Andapun harus cepat mengambil keputusan sebelum harganya makin naik. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk membeli rumah baru, entah untuk anda tinggali sendiri maupun untuk investasi, tak ada salahnya anda menyimak 4 pertimbangan penting berikut ini;

1. Pertimbangkan Kemampuan Finansial

Kemampuan finansial sudah pasti menjadi faktor utama penentu dan menjadi bahan pertimbangan Anda sebelum membeli rumah baru. Sebab, inilah yang menentukan jadi atau tidaknya akad rumah dilaksanakan. Jika hanya memerlukan rumah untuk singgah atau tempat tinggal dengan bujet pas-pasan, Anda bisa memilih jenis rumah yang lebih murah. Namun sebaliknya jika ingin sekaligus berinvestasi, maka Anda dapat membeli rumah ukuran lebih besar, namun tentu harganya lebih mahal.

2. Sesuaikan Gaya hidup Anda

Pikirkan momen penting dalam hidup Anda yang akan terjadi dalam kurun waktu 5 sampai 10 tahun kedepan. Percaya atau tidak, namun rumah yang Anda tempati tentunya akan membentuk pengalaman hidup Anda di sana. Jadi, mulai bayangkan momen-momen yang ingin kamu ciptakan di rumah tersebut. Untuk para single mungkin rumah tipe 21 sudah cukup nyaman. Tapi jika Anda berencana menikah dalam kurun waktu dekat, maka pertimbangkan tipe yang lebih besar. Umumnya pasutri dengan 1 anak di Indonesia tinggal di rumah tipe 36. Pertimbangkan juga faktor lain, seperti karier. Jika Anda memiliki rencana untuk membuka usaha dalam waktu terdekat, mungkin Anda butuh lebih banyak ruang di rumah. Terutama untuk bekerja, meeting kecil, atau menyetok barang.

Baca Juga  Pertanyaan Penting Sebelum Menjalankan Bisnis Baru (Part 2)

Baca juga: Tips Mewujudkan Rumah Impian dengan Penghasilan Pas-pasan

3. Perimbangkan Lokasi dan Kemudahan Aksesnya

Salah satu faktor terbesar dari harga rumah adalah lokasi maupun kemudahan aksesnya. Biasanya rumah murah, termasuk rumah subsidi dibangun di pinggiran kota, cukup jauh dari pusat kota. Sementara jiika terletak di lokasi strategis, harga jualnya bisa sangat mahal. Misalnya, kamu bekerja di Jakarta, tapi bujet pas-pasan, cari lokasi rumah di daerah Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi dengan akses transportasi memadai, seperti kereta, busway, feeder, atau ojek online. Jadi tidak masalah meskipun jarak tempuhnya lumayan jauh. Jika Anda termasuk tipe orang dengan mobilitas tinggi, kamu dapat membeli rumah impian di wilayah Jakarta. Tapi harus sanggup untuk merogoh kocek lebih dalam. Keuntungan lainnya adalah dalam waktu 5-10 tahun, harga rumah Anda pasti akan melonjak dan tentunya, akan menjadi opsi investasi yang sangat menjanjikan.

4. Membeli Rumah Untuk Apa?

Jika Anda masih belum tahu apa yang Anda inginkan dalam beberapa waktu ke depan, maka akan lebih bijak untuk membeli rumah singgah. Sebab, dalam 1 atau 2 tahun masih ada kemungkinan terjadi hal-hal besar yang akan mengubah hidup Anda. Misalnya saja, pindah kerja atau menikah. Sebaliknya, jika Anda sudah tahu apa yang Anda inginkan dan menyusun rencana bersama pasangan, maka sudah saatnya membeli rumah impian. Dengan rencana-rencana besar tersebut, tidak ada salahnya mulai mencicil kebutuhan keluarga mulai dari sekarang.

Baca Juga  6 Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Mobil Baru (Part 2)

Baca juga: Investasi Rumah Kontrakan? Simak Tips Jitu Berikut!

Pengalaman membeli rumah pertama untuk ditinggali ataupun investasi adalah salah satu prestasi hidup yang patut Anda banggakan. Tapi, bukan berarti ini satu-satunya rumah yang akan kamu beli. Jadi tidak perlu terobsesi dengan impian sebuah rumah ideal. Kembali lagi, semua tergantung pada kebutuhan dan timeline hidup Anda. Semoga beberapa pertimbangan PikiranTrader diatas dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

11 perusahaan indonesia masuk top listed company

Super! Indonesia Berhasil Tembus Top 200 Listed Company

7 Langkah Mendaftar Akun Pede (Ponsel Duit)

7 Langkah Mendaftar Akun Pede (Ponsel Duit)