in

Keuntungan Istri yang Punya Penghasilan Sendiri

Keuntungan Istri yang Punya Penghasilan Sendiri
Keuntungan Istri yang Punya Penghasilan Sendiri

Mencari nafkah untuk menyangga finansial keluarga merupakan tugas utama seorang suami. Namun, bukan berarti seorang istri tidak bolek ikut bekerja. Bahkan, ada keuntungannya bagi seorang istri yang punya penghasilan sendiri.

Ada stigma lawas di masyarakat yang menyebutkan bahwa tugas seorang istri hanya sebatas di dapur, sumur, kasur. Tidak untuk wanita masa kini. Mungkin, dulu hanya wanita terpelajar yang bersekolah setinggi-tingginya yang memutuskan bekerja meski sudah berumah tangga. Namun, sekarang ini, tak peduli seberapa tinggi tingkat pendidikannya, banyak wanita yang juga bekerja demi membantu menyokong finansial keluarga.

Sebelum memutuskan ikut bekerja seperti sang suami, sebagai istri harus menimbang-nimbang agar dapat mengambil keputusan yang bijak tanpa melukai hati siapa pun. Pertimbangannya bukan cuma sekadar punya penghasilan sendiri. Dibutuhkan niat, keseriusan dan berani menjamin bahwa pekerjaan rumah tangga yang menjadi kewajiban istri tak terbengkalai.

Selain itu, sebelum memutuskan bekerja haruslah meminta izin kepada suami terlebih dahulu. Jika suami setuju dan merasa tak keberatan, maka istri bisa melanjutkan rencana untuk ikut membanting tulang. Namun, ketika sang suami tak mengizinkan dengan alasan yang masuk akal, lebih baik mundur.

Baca Juga  6 Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Mobil Baru (Part 2)

Berikut ini keuntungan seorang istri yang punya penghasilan sendiri.

1. Pengeluaran Tak Terduga

Perlu Anda ketahui, tak ada yang pasti dalam kehidupan ini, termasuk pengeluaran untuk kebutuhan keluarga dalam satu bulan. Pengeluaran tak terduga sering kali membuat oleng finansial keluarga yang hanya ditopang oleh suami saja.

Pengeluaran tak terduga ini merupakan pengeluaran tambahan di luar kebutuhan rutin bulanan, seperti uang bayar listrik, air, pulsa handphone, dan lain-lain. Misalnya saja, uang untuk berobat ketika ada anggota keluarga yang sakit, suami kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), kondangan (buwuhan), kebutuhan sekolah untuk anak, musibah bencana alam, dan lain-lain.

Untuk pos satu ini, tentu Anda tidak bisa cuma mengandalkan pendapatan bulanan dari suami. Ketika Anda punya tabungan, tentu tabungan itu bisa dijadikan solusi. Kalau tidak punya tabungan? Dibutuhkan dana cadangan untuk mengatasinya. Istri yang punya penghasilan sendiri tentu bisa menyisihkan sebagian uangnya untuk pos dana cadangan ini.

2. Menambah Tabungan

Tabungan adalah dana cadangan terbaik ketika ada keperluan mendadak. Finansial keluarga akan semakin kuat jika yang mengisi tabungan bukan cuma suami, melainkan juga ditambah dengan tabungan istri.

Baca Juga  Ide Bisnis Mahasiswa dengan Modal Kecil

Selain memikirkan kebutuhan jangka pendek, seorang suami harus memikirkan kebutuhan jangka panjang, seperti kebutuhan pendidikan anak misalnya. Tentu saja, suami harus pintar-pintar membagi antara kedua kebutuhan tersebut, dengan skala prioritas tentunya.

Istri yang punya penghasilan sendiri dapat membantu meringankan beban pikiran sang suami agar tak bingung membangi uangnya demi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Jika suami belum bisa menabung, maka uang penghasilan istri lah yang bisa dijadikan tabungan.

Bersambung..

Tinggalkan Balasan

kriteria asuransi kesehatan

Asuransi Kesehatan Terbaik? Ini Dia Kriterianya! (Part 2)

uang 0 juta, iPhone 11 atau investasi

Duit 20 Juta, Enaknya Beli iPhone 11 atau Investasi Nih? Part 1