in

7 Restrukturisasi Kredit yang Bisa Diberikan Bank

restrukturisasi kredit

Pemerintah memberikan relaksasi debit secara khusus kepada para debitur yang terdampak wabah corona.

Relaksasi itu dibentuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK (POJK) No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional.

Dalam POJK ini diatur bahwa pada prinsipnya bank dapat melakukan restrukturisasi untuk seluruh kredit atau pembiayaan kepada seluruh debitur, termasuk debitur UMKM. Sepanjang debitur-debitur tersebut teridentifikasi terdampak COVID-19. Pemberian perlakuan khusus tersebut tanpa melihat batasan plafon kredit/pembiayaan.

Dari detik.com, beberapa sektor yang berhak menerima relaksasi bisnis tersebut antara lain pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian, dan pertambangan.

Baga juga: BNI dan BRI Berikan Relaksasi Kredit, Bagaimana Langkahnya?

Restrukturisasi kredit yang bisa diberikan bank

Untuk memberikan pembiayaan akan dilakukan penilaian kualitas aset. Skema yan diterapkan diserahkan sepenuhnya kepada bank. Kesempatan debitur untuk mendapatkan pembiayaan sangat tergantung pada hasil identifikasi bank atas kinerja keuangan debitur ataupun penilaian atas prospek usaha dan kapasitas membayar debitur yang terdampak COVID-19. Adapun antara lain dengan cara:
1. penurunan suku bunga
2. perpanjangan jangka waktu
3. pengurangan tunggakan pokok
4. pengurangan tunggakan bunga
5. penambahan fasilitas kredit/pembiayaan
6. konversi kredit/pembiayaan menjadi Penyertaan Modal Sementara.

Baca Juga  Fashion dan Gadget Dominasi Trend Belanja

Langkah yang harus dilewati debitur

1. Mengajukan permohonan restrukturisasi

Debitur wajib mengajukan permohonan restrukturisasi dengan melengkapi dengan data yang diminta oleh bank atau perusahaan pembiayaan (leasing). Permohonan tersebut disampaikan secara online melalui email atau website yang ditetapkan oleh bank dan leasing tanpa harus datang bertatap muka ke kantor cabang.

2. Proses assesment

Bank dan leasing akan melakukan assesment apakah debitur termasuk merupakan pelaku usaha terdampak langsung atau tidak langsung virus corona. Kemudian, mereka juga akan melakukan assesment historis pembayaran pokok dan bunga, serta kejelasan penguasaan kendaraan, terutama untuk leasing.

3. restrukturisasi

Ketiga, bank dan leasing memberikan restrukturisasi berdasarkan profil debitur untuk menentukan pola restrukturisasi atau perpanjangan waktu

Bursa saham Asia

Hebat! Bursa Saham Asia Mulai Bergairah

Limit Entry Order dalam Trading Forex, Apa Itu?

Limit Entry Order dalam Trading Forex, Apa Itu?