in

Sejarah Perkembangan Rupiah yang Harus Anda Tahu (Part 1)

Sejarah Perkembangan Rupiah
(C)shutterstock

Sejarah Perkembangan mata uang rupiah di Republik ini penting untuk kita ketahui. Karena sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini mata uang Indonesia mengalami banyak perkembangan.

Sejarah Perkembangan Rupiah Sebelum Masa Kemerdekaan RI

Tahukah Anda, pada zaman dahulu Rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang beredar di Indonesia. Pada zaman kerajaan masyarakat transaksi menggunakan koin logam. Namun ketika penjajah yang sudah mengenal uang kertas datang, negara kita ikut memakai uang kertas.

Contohnya saja ketika masa pemerintahan Hindia Belanda, di mana nama mata uang yang digunakan adalah Sen dan Gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank.

Sekitar tahun 1942, ketika penjajah datang Jepang keberadaan Sen dan Gulden yang masih beredar kemudian ditarik keberadaannya. Oleh pemerintah Jepang, mata uang tersebut diganti dengan uang mereka sendiri yang diterbitkan oleh bank Nanpo Kaihatsu Ginko dan disebut Gulden Hindia Belanda.

Ketika masa pendudukan Jepang akan berakhir, sebagai upaya untuk menarik hati masyarakat Indoensia, pemerintah Jepang menerbitkan mata uang baru dengan menggunakan bahasa Indonesia, nama mata uang itu adalah Rupiah Hindia Belanda.

Baca Juga  2 Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Nilai Rupiah Hari ini

Rupiah Setelah Masa Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Semua mata uang yang beredar, baik terbitan Hindia Belanda maupun Jepang masih beredar. Pemerintah Indonesia masih menggunakan kedua mata uang tersebut karena kondisi ekonomi Indonesia yang masih kacau balau.

Kondisi ekonomi semakin parah karena kedatangan para sekutu, NICA (netherlands Indies Civil Administration) yang mencoba mengambil alih kekuaasaan Indonesia. Tentara asal belanda itu itu datang dan menarik semua uang yang beredar dari masyarakat Indonesia, dan menggantinya dengan mata uang baru bernama “Gulden NICA” atau uang NICA.

Namun para pejuang kemerdekaan menolak mata uang NICA tersebut karena menampilkan gambar Ratu Belanda pada masa itu, Ratu Wihelmina.

Beberapa waktu kemudian, pemerintah Indonesia membuat mata uang sendiri.

Bersambung…

Bursa Asia kembali terperosok ke zona merah

Bursa Asia Kembali Terperosok ke Zona Merah

Peluang Bisnis Online Shop di Tengah Pandemi Covid-19

Peluang Bisnis Online Shop di Tengah Pandemi Covid-19