in ,

Pertamina Sesuaikan Harga BBM, Premium dapat Turun Lagi Jika…

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 10 Januari 2019, dari pukul 00.00 waktu setempat (WIT, WITA, WIB). Kebijakan baru ini dilakukan berdasarkan harga minyak mentah dunia sekaligus untuk penguatan angka rupiah atas dolar Amerika.

Direktur Pemasaran Retail PT. Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid menjelaskan sebagai badan usaha Hilir Migas Pertamina tunduk pada mekanisme penentuan harga dengan mempertimbangkan dua faktor utama yakni harga minyak mentah dan nilai tukar Rupiah yang disesuaikan oleh pemerintah.

“Komponen utama penentu harga bersifat fluktuatif, sehingga kami harus melakukan evaluasi terhadap harga jual BBM,” ujarnya melaui rilis PT Pertamina (Persero).

Lebih lanjut Mas’ud menjelaskan, penyesuaian harga bervariasi untuk produk-produk BBM yang dijual Pertamina. Untuk wilayah Jakarta, berikut komposisi harga BBM non subsidi :

1. Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200 per liter
2. Pertamax disesuaikan dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 per liter
3. Dexlite disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 per liter
4. Dex disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700 per liter
5. Pertalite tetap Rp 7.650 per liter

Baca Juga  Rahasia Menjadi Kaya Ala Juragan Pertamini

Sementara itu, untuk BBM jenis Premium PT Pertamina juga melakukan penyelarasan (JBKB di wilayah Jawa, Madura dan Bali) menjadi Rp 6.450 per liter dari harga awal Rp 6.550 atau turun Rp 100.

Harga Premium bisa turun lagi, jika….

Dengan formula baru ini, harga BBM jenis premium diprediksi masih bisa mengalami penurunan. Dilansir dari detik.com, syarat harga Premium bisa turun lagi adalah bergantung pada pergerakan Means of Platts Singapore (MoPS). Jika MoPS rata-rata turun maka harga turun, begitu juga sebaliknya. Pertimbangan lainnya yaitu tingkat daya beli masyarakat.

Melalui pertimbangan yang dilakukan, PT Pertamina (Persero) mengaku Perseroan tidak mengalami kerugian meskipun harga Premium telah turun.

Bahkan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meminta kepada seluruh pihak agar tidak ragu melaporkan kepada pihaknya jika memang terjadi kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium.

Dengan dilakukannya penyesuaian harga ini, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina. Sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat menggunakan produk-produk BBM berkualitas.

Baca Juga  Dompet Digital “Riba”, Benarkah?

Tinggalkan Balasan

Anda Ingin Buah Hati Gemar Menabung? Berikut Trik Jitunya.

15 Tips Menjadi Vlogger Yang Terkenal