in

Pinjaman Online Memang Mudah, Tapi…

Saat ini dunia pinjam-meminjam diramaikan oleh pinjaman online, peer to peer (P2P) landing. P2P ini marak setelah era kredit tanpa agunan (KTA) ramai beberapa waktu silam.

Dilihat dari istilah dan namanya memang terlihat modern dan berbau teknologi, namun metode peminjaman uang seperti ini memungkinkan seseorang meminjam uang tanpa melibatkan lembaga keuangan sebagai pihak ketiga.

Berbeda dengan KTA yang mana uang pinjaman berasal dari lembaga keuangan, khususnya bank. Uang yang dipinjamkan dalam pinjaman online P2P landing ini berasal dari orang lain.

Bagusnya, kedua istilah ini menawarkan kepastian yang menggiurkan. Bahkan di zaman yang sering serba online saat ini, P2P sudah memanfaatkan teknologi kekinian sehingga lebih menggoda bagi calon peminjam.

Tidak berbeda seperti saat kita membuka rekening ke sebuah bank, kita tidak perlu ke kantor cabang karena transaksi bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun Selama ada koneksi internet yang bagus.

Cara untuk melakukan peminjaman pun sangat mudah untuk dilakukan bahkan syarat yang harus diajukan pun tidak muluk-muluk. Seperti nomor KTP dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Baca Juga  Menjajal Produk Asuransi Digital Ala Pede (Ponsel Duit)

Berbekal hal tersebut calon peminjam tinggal membuka akses situs mereka, isi data diri, lalu Sebutkan jumlah uang yang akan dipinjam. Maka jika permohonan tersebut disetujui, sejumlah uang yang diajukan akan masuk rekening yang sudah disertakan.

Namun meski mudah dan praktis jangan anda lengah. Karena uang yang diperoleh dengan mudah pasti ada”harga” di baliknya yang harus anda beli dan menjadi suatu konsekuensi.

Dilansir dari Zapfinance, pinjaman online meminta bunga yang besar dalam waktu yang singkat.

Untuk itu sebelum melakukan pinjaman online cermati dan teliti setiap poin perjanjian yang ada.

Berikut 2 poin penting yang harus anda lakukan sebelum memutuskan melakukan pinjaman online:

1. Bayar tepat waktu.

Kemudahan sering kali membuat resiko gagal bayar, resiko ini kemudian dikonversi ke rata-rata bunga pinjaman di atas bunga kredit perbankan konvensional pada umumnya. Sehingga calon peminjam harus mencermati bunga pinjaman.

Selain itu penting juga untuk mempersiapkan bunga yang lain sebagai antisipasi ketika peminjam telat membayar cicilan. yang mana biaya keterlambatan memiliki besaran yang bervariasi.

Baca Juga  Hal-hal Penting yang Perlu Anda Tahu Tentang Kredit Tanpa Agunan (Part 2)

2. Pahami Kebijakan privasi

Kadangkala ketika kita membaca sesuatu begitu saja melewatkan poin-poin privasi Padahal di situ mengandung poin-poin penting yang tidak sesuai dengan harapan kita.

Jika tidak cermat dalam memahami aturan bunga peminjam akan menderita secara materi. Bahkan jika tidak detail mempelajari kebijakan privasi bisa juga menderita secara non materi.

Sekarang keputusan berada di tangan calon peminjam menentukan untuk lakukan pinjaman online dengan segala konsekuensinya atau membatalkan dan mencari cara lain?

Tinggalkan Balasan

Panduan Mudah Daftar Adsense Melalui Akun Youtube

Panduan Mudah Investasi Reksadana untuk Pemula