in ,

7 Pinjaman Online Terpercaya

Kebutuhan akan uang yang kadang datang secara mendadak membuat seseorang mengambil jalan pintas. Di era smartphone munculnya pinjaman online yang mudah dan cepat menjadi alternatif bagi siapapun yang membutuhkan dana segar.

Namun tidak semua pinjaman online atau sering disebut Peer to peer Landing (P2P) yang bertebaran di playstore maupun appstore adalah resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Padahal salah satu cara agar terbebas dari “ancaman” pinjaman online adalah memilih lembaga online yang terpercaya dan sudah terdaftar di OJK

Saat ini, bukan hanya belasan maupun puluhan lembaga pinjaman online yang hadir di Indonesia, baik itu dimiliki oleh perusahaan Indonesia maupun asing.

Namun hanya sedikit yang sudah memiliki lisensi resmi dari OJK. Sangat disarankan bagi nasabah mencari lembaga resmi.

Bahkan belakangan ini sudah muncul beberapa berita di media sosial maupun berita TV dan surat kabar bahwa banyak sekali ditemukan dan dibongkar pinjaman online palsu karena perusahaan tersebut melakukan manipulasi dan sebagainya.

Baca Juga  Fungsi dan tugas serta Kebijakan OJK 2019

Berikut 7 daftar perusahaan pinjaman online yang aman versi pikirantrader.com dan sudah terdaftar di OJK

1. Uangteman.com

Sistem pinjaman online ini dimiliki oleh perusahaan PT. Digital Alpha Indonesia. Sebuah lembaga peminjaman dana mikro yang pertama di Indonesia

Uangteman.com memiliki nomor registrasi terdaftar yang diterbitkan pada tahun 2017 yang lalu dengan nomor S-2970/NB.111/2017 dan menjalankan bisnis finansialnya berdasarkan POJK dengan nomor 77/POJK.01/2016.

2. Danamas

Pinjaman online yang memiliki kantor pusat di Jakarta Pusat ini terdaftar di OJK sejak Juli 2017 lalu. PT. Pasar Dana Pinjaman ini melakukan pelayanan dan kegiatan finansialnya sesuai dengan peraturan OJK dengan nomor 77/POJK01/2016.

Mereka telah terdaftar secara resmi di Kominfo termasuk OJK untuk memberikan pelayanan peminjaman uang dengan menggunakan basis teknologi informasi.

3. Amartha

Perusahaan Fintech ini telah berdiri mulai dari tahun telah memiliki lisensi dan regulasi resmi dari OJK bahkan mereka selalu melakukan aktivitas resmi dibawah regulasi dari peraturan OJK dengan nomor 77 di tahun 2016.

Baca Juga  Kenalan dengan OJK. Sejarah dan Visi Misinya

Amartha akan langsung menghubungkan nasabah dengan para pengusaha mikro untuk melakukan peminjaman dana.

4. Modalku

Mitrausaha Indonesia Grup ini sudah resmi terdaftar oleh OJK dan menyediakan pelayanan peminjaman dana dengan menggunakan basis teknologi informasi. Modalku memiliki surat bukti OJK yang diterbitkan dengan nomor S-2493/NB.111/2017 pada tanggal 31 Mei 2017 lalu. Mereka diawasi dengan ketat semua aktivitas dana dengan peraturan OJK bernomor 77/POJK.01/2016.

5. Akseleran

Platform online ini dimiliki oleh perusahaan Fintech bernama PT. Akseleran Keuangan yang resmi terdaftar di dalam OJK dan melakukan semua kegiatan berdasarkan dari peraturan dan undang-undang resmi yang ditetapkan oleh OJK dengan nomor 77/POJK.01/2016.

6. Dana Kita

Perusahaan Fintech ini juga telah mengantongi ijin resmi dari OJK dan tetap beroperasi sesuai dengan seluruh peraturan yang ditetapkan oleh OJK. Mereka juga bekerja sama dengan beberapa mitra terpercaya untuk memberikan pelayanan peminjaman uang berbasis teknologi informasi untuk seluruh Indonesia.

7. KlikACC

Perusahaan Fintech ini memiliki nama resmi PT. Aman Cermat Cepat. Perusahaan ini telah terdaftar secara resmi sejak tanggal 15 Juni 2017 oleh OJK dengan terbitnya surat yang menyatakan mereka telah terdaftar dengan nomor S-2793/NB.111/2017. Semua usahanya pun telah diawasi oleh OJK sekaligus diregulasi dengan ketat sesuai peraturan yang berlaku nomor 77/POJK.01/2016.

Baca Juga  Dampak 6 Produk Reksa Dana Minna Padi yang Dibubarkan OJK Terhadap IHSG

Itulah perusahaan pinjaman online yang telah terdaftar pada OJK yang akan memberikan pelayanan pinjaman online terpercaya dengan jaminan dan tentunya keamanan.

Tinggalkan Balasan

Mengenal Broker Roboforex

Rahasia Promosi di Media Sosial Agar Postingan tidak Sia – sia (Part 1)