in

Awas! Ini 4 Tanda Keuangan Berada di Ujung Tanduk

Tanda keuangan di ujung tanduk

Kondisi keuangan yang stabil merupakan lifegoal setiap orang. Namun, hal ini hanya akan menjadi angan saja jika Anda tetap memiliki gaya hidup dan kebiasan yang buruk dalam pengelolaan finansialmu. Bisa dipastikan pola hidup sepeti ini bisa menggiringmu ke lubang buaya utang dan krisis keuangan. Berikut ini adalah tanda-tanda kalau keuanganmu sedang di ujung tanduk. Apa sajakah itu?

1. Sering menggunakan kartu kredit

Gaya hidup yang menuntut untuk sering berbelanja mendorong Anda lebih sering menggunakan kartu kredit. Coba diingat kembali kapan terakhir kali anda menggunakan kartu debit dibandingkan dengan kartu kredit? Berwaspadalah jika terlalu sering menggunakan kartu kredit. Dilansir dari womantalk.com, menurut Tiffany Aliche, seorang pakar keuangan menjelaskan bahwa penggunaan kartu kredit yang berlebihan justru bisa meningkatkan utang Anda.

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah mengetahui berapa banyak utang anda pada setiap kartu kredit yang Anda miliki. Apabila Anda tidak mengetahuinya, maka finansial Anda sudah di lampu merah.

Baca Juga: Tagihan Kartu Kredit Tidak Sesuai? Lakukan 5 Hal Ini!

Baca Juga  Langkah Upgrade ke Pede Plus di Aplikasi Pede (Ponsel Duit)

2. Belanja sudah menjadi prioritas Anda

Belanja memang merupakan kebutuhan hidup setiap orang untuk memenuhi segala kebutuhan. Namun, hal itu dapat menjadi racun bagi keuangan Anda jika sering sekali menghambur-hamburkan uang hanya untuk menuruti lapar mata, bahkan seringkali berbelanja dalam keaadaan kartu kredit kosong. Ingat! disitulah utang-utang Anda akan terus berbuah.

Misalnya, biasanya dalam satu bulan Anda berbelanja satu baju saja. Namun, belakangan ini Anda semakin kalap dan dapat berbelanja lebih dari 5 buah baju. Menurut Tiffany, ini merupakan salah satu tanda bahwa finansial  sedang dalam tahap bahaya jika Anda mulai membeli barang yang kurang berguna dan terus membelinya.

3. Mengabaikan anggaran keuangan

Memanfaatkan beberapa aplikasi keuangan akan membiasakan Anda dalam mencatat pengeluaran dan membuat anggaran. Ketika tidak memiliki anggaran tertentu dan bujet pengeluaran, maka Anda akan lebih sulit mengatur keuangan. Seringkali Anda tidak mencatat semua pengeluaran dan pendapatan tiap bulannya. Hal ini bisa membuat pengeluaran overbudget.

Baca Juga: Menghapus Anggaran untuk Penyuka Belanja, Perlukah ?

Baca Juga  5 Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

4. Tidak punya tabungan darurat

Sudah punya pengeluaran, tapi tidak menabung? Wah, Anda harus mengubah kebiasaan buruk ini. Cukup memasukkan setidaknya 30% dari total gaji ke dalam tabungan sebagai simpanan di masa mendatang. Karena Anda tidak akan pernah tahu keperluan mendesak yang membutuhkan biaya banyak, seperti sakit, kecelakaan, pendidikan, perbaikan kendaraan dan masih banyak lagi hal-hal tidak terduga lainnya.

Selain itu, menginvestasikan beberapa persen gaji Anda juga dapat membantu perputaran finansial. Jadi, tidak ada salahnya untuk  belajar berinvestasi mulai dari sekarang.

Baca Juga: 4 Investasi Wajib untuk Generasi Milenial

Tinggalkan Balasan

Tips Mewujudkan Rumah Impian

Tips Mewujudkan Rumah Impian dengan Penghasilan Pas-pasan

Pemindahan ibu Kota, jakarta mampu bersaing dengan negara Asia Tenggara

Mantan Ibu Kota, Jakarta Mampu Bersaing dengan Kota-Kota Besar Asia Tenggara