in

Mengenal Teknik Kakeibo, Seni Menyimpan Uang ala Jepang

cara kerja Teknik Kakeibo

Siapa sih yang tidak suka ketika tanggal gajian tiba?

Mereka yang sudah bekerja tentu menantikan datangnya hari ini karena akhirnya semua tenaga dan usaha yang diinvestasikan untuk pekerjaan selama satu bulan akhirnya terbayarkan dengan sejumlah uang yang masuk ke rekening.

Perasaan senang dan bangga ini kemudian sering kita lampiaskan ke dalam berbagai bentuk kegiatan yang sekiranya dapat menyenangkan diri sendiri. Mulai dari belanja baju dan sepatu baru, makan di restoran mewah, atau jalan-jalan bersama teman tiba-tiba menjadi kewajiban yang harus dilakukan ketika gajian.

Baca juga: Tips Membelanjakan Gaji Pertama

Akibat dari kebiasaan – kebiasaaan seperti itu, sebagian besar orang selalu kehabisan uang bahkan sebelum akhir bulan, di mana waktu gajian berikutnya masih lama. Untuk menyambung hidup, mau tidak mau harus mencari pinjaman alias berutang. Sebab itulah, banyak orang yang kesulitan untuk menyisihkan uang di akhir bulan.

Bicara tentang hidup hemat, seolah sulit untuk diimplementasikan, padahal sebenarnya cukup sederhana. Intinya hanya pada pengelolaan uang secara bijak dan benar. Artinya, uang hanya dibelanjakan untuk hal-hal yang sudah dianggarkan.

Baca Juga  Tata Cara dan Ketentuan Isi Ulang e-Money

Baca juga: 6 Cara Menghemat Uang Tanpa Mengorbankan Kehidupan Sosial Anda

Di era teknologi digital seperti sekarang ini, banyak aplikasi yang menawarkan kemudahan dalam mengelola uang. Namun, mencatat pemasukan dan pengeluaran secara manual ternyata lebih efektif. Hal ini dibuktikan dengan penerapan teknik kakeibo.

Pengertian teknik kakeibo

Kakeibo secara terminologi berarti buku catatan rumah tangga. Secara lebih luas, kakeibo dapat diartikan pula sebagai alat untuk mencatatkan segala pendapatan dan pengeluaran, serta pengalokasian anggaran untuk pengeluaran dan tabungan. Jadi sederhananya, kakeibo merupakan teknik menyimpan uang ala Jepang.

Keistimewaan teknik kakeibo

Cara kerjanya memang sederhana bahkan tergolong konvensional, di mana pencatatan pendapatan dan pengeluaran dilakukan secara manual dalam buku. Untuk menerapkan teknik ini, hanya dibutuhkan buku catatan, pulpen, penggaris, dan stabilo saja. Bahkan, setiap orang bisa membuat desain kakeibo sebagai buku catatan rumah tangga versinya sendiri.

Dilansir dari Simulasi kredit.com, teknik kakeibo terbukti mampu menghemat uang hingga 35 persen.  Faktanya, masyarakat Jepang masih menggunakannya untuk melakukan penghematan hingga saat ini. Artinya, teknik kakeibo ini memberikan hasil yang efektif untuk berhemat.

Baca Juga  Apa itu Bank Pembangunan Asia?

Secara historis, teknik Kakeibo ditemukan oleh jurnalis Jepang, Hani Motoko pada tahun 1904. Awalnya teknik kakeibo berkembang di kalangan masyarakat Jepang dari mulut ke mulut. Kini, teknik menyimpan uang ala Jepang tersebut telah mendunia bahkan populer di beberapa negara di benua Eropa. Popularitas kakeibo ini tak lepas dari jasa Fumiko Chiba yang menjabarkannya dalam buku berbahasa Inggris bertajuk “Kakeibo: The Japanese Art of Saving Money”.

Tinggalkan Balasan

keuangan buah hati

Tips Jitu Mengatur Keuangan Untuk Menyambut Buah Hati (Part 2)

Pebisnis Online Wajib Punya Akun WhatsApp Business