in

Kenali Tantangan Jika Ingin Menabung di Celengan

Kenali Tantangan Jika Ingin Menabung di Celengan
Kenali Tantangan Jika Ingin Menabung di Celengan

Sebagian orang berpikiran menabung di celengan punya banyak kelebihan daripada menabung di bank. Namun demikian, jika ingin menabung di celengan, kenali dulu tantangan-tantangan apa saja yang akan Anda hadapi.

Menabung di celengan bisa jadi merupakan kebiasaan sejak masih berusia kanak-kanak. Banyak orang tua di Indonesia yang sudah mengajarkan kebiasaan ini kepada buah hati. Anak-anak dibelikan calengan ayam dari tanah liat, atau celengan plastik dengan bentuk tokoh kartun idola. Ada pula orang tua yang memilih membuatkan anaknya celengan sederhana dari kaleng bekas, bambu atau botol air mineral besar.

Memang, ketika memutuskan menabung di celengan, Anda terhindar dari potongan biaya administrasi yang biasa dilakukan pihak bank. Anda juga bisa bebas kapan saja memasukkan uang ke dalam celengan, tak seperti ketika menabung di bank yang terikat hari dan jam kerja untuk sekadar menabung.

Anda juga bebas memasukkan uang dengan nominal berapa pun ke dalam celengan, sedangkan di bank ada batasan minimal. Anda pun tak akan tergoda berbelanja dengan praktis menggunakan uang tabungan.

Namun demikian, mungkin orang-orang lebih tahu kelebihan menabung di celengan daripada di bank. Sementara, tak banyak dari mereka yang mengetahui tantangan apa saja yang harus dihadapi jika ingin menabung di celengan. Berikut ini ulasan singkatnya versi pikirantrader.com.

Baca Juga  4 Tips Mempersiapkan Dana Darurat

1. Kurang Aman

Keamanan menjadi tantangan pertama jika ingin menabung di celengan. Perhatikan dulu situasi dan kondisi rumah dan lingkungan sekitar Anda.

Pastikan Anda menaruh celengan di tempat yang aman. Artinya, hanya Anda atau orang yang dipercaya saja yang mengetahui keberadaannya. Semakin banyak orang yang mengetahui letak Anda menyimpan celengan, maka tingkat keamanannya semakin berkurang. Dengan meminimalisir orang-orang yang mengetahuinya, maka akan semakin mudah ditebak siapa yang bisa diinterogasi ketika celengan itu hilang.

Kondisi lingkungan sekitar pun berpengaruh terhadap tingkat keamanan celengan Anda. Misal, lingkungan rumah yang sering disatroni maling akan meningkatkan potensi hilangnya celengan tersebut andai rumah Anda yang menjadi sasaran.

Yang tak kalah pentingnya adalah bahaya bencana alam. Kebakaran misalnya, bisa jadi akan merenggut celengan Anda jika memang terbuat dari bahan yang tak tahan api. Bencana banjir juga berpeluang membuat celengan Anda hanyut terbawa arus air. Begitu pula dengan ancaman tanah longsor, angin topan, atau bencana alam lainnya yang mengintai.

2. Godaan untuk Membongkarnya

Kadang, tantangan itu tidak melulu datang dari orang lain. Saat Anda menerima godaan untuk membongkarnya, itu juga merupakan tantangan jika ingin menabung di celengan.

Baca Juga  Tren Menabung Online, Ini 7 Aplikasinya

Ketika menabung di bank, Anda tak bisa seenak sendiri mengambilnya. Pasti pihak bank menerapkan syarat dan ketentuan berlaku. Yang pasti mengambilnya harus di hari dan jam kerja, dengan menyisakan saldo minimal, batas maksimal penarikan uang, dan lain-lain. Memang sudah ada ATM (Anjungan Tunai Mandiri), tetap saja tak semudah mengambil uang tabungan di celengan.

Kemudahan dalam membongkar isi celengan inilah tantangannya. Biasanya, Anda akan merasa tergoda karena penasaran ingin mengetahui jumlah totalnya. Alasan lainnya karena ingin membeli sesuatu yang sebenarnya tak perlu membongkar isi celengan pun bisa terbeli.

3. Ancaman Uang Rusak

Ada sebagian uang yang terancam rusak juga merupakan tantangan jika ingin menabung di celengan. Ancaman ini utamanya menyerang uang kertas.

Saat menabung di bank, meski uang yang Anda setorkan kondisinya lusuh atau bahkan setengah rusak, pihak bank masih mau menerimanya. Ajaibnya, saat diambil lagi, lewat teller maupun ATM, uang Anda ditukar dengan yang lebih bagus. Bahkan, bisa pula Anda mendapatkan uang yang masih baru yang kondisinya masih mulus.

Beda lagi ketika Anda menabung di celengan. Mungkin uang logam tak akan berubah bentuknya, tapi uang kertas? Kadang, uang bagus saja bisa menjadi lusuh, karena saat memasukan ke dalam celengan pasti harus dilipat-lipat kecil. Ketika celengan dibongkar, bisa jadi uang bagus Anda menjadi lusuh, sedangkan uang lusuh bakal berpotensi rusak. Apalagi jika Anda menyimpannya sampai bertahun-tahun.

Baca Juga  4 Kelebihan Menabung di Bank Syariah

4. Makan Tempat

Bentuk fisik uang yang terkumpul akan memakan tempat, dan menjadi tantangan tersendiri jika ingin menabung di celengan. Terlebih jika Anda menabung khusus uang logam saja.

Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, celengan Anda bakal semakin berat jika rajin mengisinya. Dengan kondisi yang demikian, uang tebungan dalam celengan hanya bisa ditinggal di rumah. Sebab, tak mungkin Anda menentengnya ke mana-mana.

Beda cerita jika menabung di bank, di mana Anda akan mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM setelah membuka rekening tabungan. Buku tabungan bisa disimpan di rumah, sedangkan kartu ATM dapat disimpan di dompet atau saku. Anda bisa membawanya ke mana-mana, dan digunakan saat dibutuhkan.

Nah, itulah tantangan apa saja yang harus dihadapi jika ingin menabung di celengan. Baik menabung di celengan, maupun di bank sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Untuk memutuskan memilih yang mana, kembali pada pribadi masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Virtual Hotel Operator

Virtual Hotel Operator, Pengertian dan Cara Kerja

Pengembangan kendaraan bermotor listrik di Indonesia

Jokowi Tandatangani Perpres Mobil Listrik