in ,

Berbagai Jenis Arisan, Antara Menabung Kekayaan Atau Silaturahmi ?

4 jenis arisan
Arisan memang memiliki cara main yang sederhana. Serupa dengan menabung. Anda diharuskan untuk menyetor uang pada waktu yang sudah ditentukan. Dengan jumlah uang dan tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan sebelumnya. Jadi, bisa dibilang ini kegiatan menabung yang sangat menyenangkan.

Masyarakat Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan istilah “arisan”. Ya, banyak yang berpendapat jika arisan merupakan ajang silaturahmi sekaligus wadah investasi bersama-sama.

Bukan hanya ibu-ibu saja yang membuat kegiatan arisan. Bahkan mulai dari anak SD (Sekolah Dasar) hingga lansia pun turut serta. Kegiatan yang identik dengan perempuan ini juga kerap diikuti oleh para pria lho!

Arisan memang memiliki cara main yang sederhana. Serupa dengan menabung, anda diharuskan untuk menyetor uang pada waktu yang sudah ditentukan. Dengan jumlah uang dan tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan sebelumnya. Jadi, bisa dibilang ini kegiatan menabung yang sangat menyenangkan. Tapi, tahukah Anda, ada beberapa jenis arisan yang umum dilakukan orang Indonesia lho.  Berikut jenis arisan hasil rangkuman Pikiran Trader :

Arisan biasa

Ajang silaturahmi ini sama aturan mainnya sama seperti sebelumnya. Pada umumnya, orang akan mengumpulkan siapa saja yang mau ikut arisan. selanjutnya kumpulan ini menentukan waktu dan besaran uang yang harus dikumpulkan.

Lalu, salah satu dari anggota itu ada yang menjadi koordinator untuk menagih dan mengumpulkan uang dari anggota lain. Nah, setiap waktu pengocokkan tiba, anggota akan kumpul di satu tempat sesuai dengan kesepakatan.

Baca Juga  5 Kiat Menyiapkan Dana Darurat

Didalam kocokan tersebut, terdapat gulungan kertas berisi seluruh nama peserta. Nama yang keluar, artinya yang akan mendapatkan seluruh uang dan begitu seterusnya.

Arisan RT/Keluarga

Nah, kalau jenis arisan ini sebenarnya sistemnya sama dengan arisan biasa. Yang membedakan hanyalah anggota arisan. Yaps, arisan ini diikuti oleh lingkup tertentu saja, seperti masyarakat Rukun Tetangga (RT) atau keluarga besar.

Arisan Barang

Seperti zaman, arisan juga terus berkembang. Setelah dua jenis arisan sebelumnya, kini juga ada istilah arisan barang. Jadi, yang disetorkan ke ketua bukanlah berbentuk uang, tapi barang yang sudah disepakati di awal. Pada umumnya sih sembako, beras, daging dan sebagainya. Namun, bukan berarti kamu bisa sembarangan membeli barang ya. Karena sudah disepakati untuk jenis dan harganya.

Arisan Emas

Investasi yang juga diminati yakni melalui emas. Bahkan sedang populer arisan emas. Artinya, bukan mengumpulkan emas. Tetap yang disetor itu uang. Namun fasilitas ini ditawarkan oleh salah satu lembaga seperti Pegadaian. Jadi tida perlu takut tertipu, karena dikelola langsung oleh lembaga yang terpercaya, sehingga sudah pasti aman. Bahkan para peserta juga mendapatkan sertifikat lho.

Baca Juga  Rekomendasi Situs Transaksi Emas Online Terpercaya (Part 2)

Seringkali, arisan emas baru bisa berjalan jika memiliki peserta minimal enam orang dan maksimal 36 orang. Tujuannya biar perputaran uang tidak terlalu lama. Karena diundi setiap bulan,diharapkan bisa selesai dalam waktu 36 bulan atau tiga tahun.

Sistemnya, setiap bulan seluruh peserta harus menyetorkan uang sebagai down payment (DP) untuk menebus emas. Jumlah setorannya itu bisa disetorkan dengan harga dan berat emas yang sudah disepakati di awal.

Misalnya, harga emas per gram Rp 600 ribu dengan perjanjian awal peserta  mendapat 10 gram emas dengan jumlah anggota 15 orang. Berarti total uang yang harus terkumpul adalah Rp 600 ribu x 10 gram yaitu Rp 6 juta. Maka, setiap bulan anggota diharuskan menyetor uang sebesar Rp 6 juta dibagi 15 orang yaitu Rp 400 ribu

Sudah akrab dengan berbagai jenis arisan kan? Lalu, jenis mana yang pernah anda ikuti?

Tinggalkan Balasan

resiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo

Hendak Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo? Tunggu, Perhatikan Resikonya

Tarif dan Review MRT Jakarta