in

Gawat! Tahun 2020 Millenials Diprediksi Melarat

Millenials diprediksi melarat tahun 2020

Millenials sering dikaitkan dengan jiwa muda namun tetap saja kurang “melek keuangan”. Mereka cenderung buruk dalam mengelola keuangan. Stigma negatif ini membuat prediksi pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin yakin bahwa tahun 2020 millenials akan melarat.

Dikutip dari IDNTimes, Sarjito, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK meperkirakan millenials bakal memiliki dompet tipis, bahkan bisa juga sampai tidak punya rumah atau homeless ke depannya.

Wadaw! Gawat,kan??!!

Baca juga: Freelancer, Ayo Siapkan Uang Pensiun Dari Sekarang!

Berikut Alasan Mengapa Millenials Bisa Melarat

Generasi millenials identik dengan pola hidup konsumtif, karena gaya hidup sudah dijadikan perlombaan bagi kaum muda jaman sekarang ini. Mereka lebih mementingkan belanja pengalaman ketimbang menumbuhkan kebiasaan menabung. Yang dimaksud dengan belanja pengalaman adalah lebih memilih menghabiskan uang untuk jalan-jalan keliling dunia daripada menabung untuk berinvestasi.

Sehingga, menabung bukanlah suatu perkara yang sederhana bagi anak muda ini. Terlebih, menurut Sarjito, generasi millenials diprediksi menjadi homeless atau bokek karena tidak punya persiapan aset atau tabungan.

Baca Juga  Kaum Muda Harus Mulai Berinvestasi, Mengapa Demikian?

Kegagalan millenials dikarenakan mereka tidak bisa membuang ego masing-masing. Mereka cenderung tidak bisa membedakan mana yang kebtuhan dan mana yang merupakan keinginan semata.

Alhasil, kebimbangan mereka membuahkan tabungan yang nihil sehingga tidak ada persiapan apapun di masa mendatang. Persiapan yang kurang matang dan tabungan kosong akan membuat mereka kewalahan menghadapi inflasi ataupun krisis keuangan yang akan datang.

Baca juga: Pentingnya Investasi Pendidikan Anak, Ini Tipsnya!

Adakah solusi?

Millenials dianggap sebagai generasi yang memiliki karakter 3C yaitu creative, confident, dan connected untuk melihat situasi sekitar, baik sosial maupun perekonomian. Sayangnya, mereka kurang lihai dalam mengelola dan membelanjakan uangnya dengan tepat. Sering sekali mereka misconception tentang cara-cara mengelola keuangan.

Untuk itu, millenials harus diberi pengetahuan mendasar tentang cara mengelola uang. Sarjito juga menambahkan bahwasanya millenials tidak seharusnya langsung mencoba peruntungan dengan bitcoin langsung. Melainkan, mereka sangat perlu untuk mengetahui dan memahami lebih mengenai investasi, membeli saham, membeli asuransi, dan lain-lain.

“Millenial butuh tantangan tapi untuk menjalani tantangan harus punya pengetahuan. Pengetahuan itu seperti bagaimana bijak mengelola uang agar kedepan kita bisa beruang dan menjujung nilai-nilai,” ungkap Sarjito.

Baca Juga  4 Tipe Trader, Anda yang Mana?

Karena Sarjito menganggap bahwa millenials itu kreatif dan gampang cari uang, tapi uang tersebut juga habis dengan cepat. Maka, dia berpikir akan lebih efisien jika mendekati milenials dengan cara konten kreatif pula. Seperti halnya membuat video/ foto di Instagram. Lalu diberikan caption yang menarik. Jadi, tidak perlu ngomong panjang lebar tapi justru dibuat karya seni.

Toh, sekarang banyak sekali akun-akun dan web portal di internet yang terpercaya, dimana millenials bisa menggali lebih mengenai menabung, berinvestasi, dan juga membeli asuransi. Salah satunya yaitu melalui PikiranTrader. Dulu kalau bicara masalah uang merupakan hal yang tabu, maka sekarang bagi millenial adalah kekinian. Mengubah kebiasaan yang awalnya hanya bisa spend money menjadi manage the money.

Baca juga: Hemat Selama Bulan Puasa dengan 3 Aplikasi Ini. Mengapa Tidak?

Tinggalkan Balasan

Persiapan Investasi Untuk Biaya Pendidikan Anak

Potensi Pasar

Mulai Bisnis Baru? Fahami Dulu Cara Menganalisis Potensi Pasar Berikut!