in

Milenial, Wajib Dengarkan 4 Nasihat Keuangan Berikut!

Nasihat untuk Keuangan milenial

Ketika memasuki ranah finansial atu keuangan, ada begitu banyak opsi yang perlu diperhatikan. Media atau pun seminar-seminar di luar sana menawarkan begitu banyak panduan yang bisa diikuti oleh generasi milenial. Mulai dari menyewa atau membeli, menabung atau menginvestasikan, menghemat pengeluaran atau fokus pada biaya besar. Ada begitu banyak nasihat keuangan yang perlu diperhatikan oleh milenial.

Tak dapat dipungkiri, jika setiap nasihat yang didapat terlihat mudah sekali untuk dijalani. Namun, nyatanya banyaknya pilihan membuat milenial bingung harus memulai dari mana dan berfokus pada apa terlebih dahulu.
Dilansir dari Merdeka, para profesional memberikan beberapa nasihat mengenai pengelolaan keuangan yang wajib didengarkan oleh kaum milenial.

Baca juga: Simak 5 Masalah Utama Pada Keuangan Milenial!

1. Cara terbaik untuk investasi

Investasi tidak dibatasi oleh seberapa muda atau tuanya usiamu. Bahkan, semakin muda akan jauh semakin baik untuk memulai berinvestasi. Usia tidak menghalangi seseorang untuk berinvestasi. Bahkan, generasi milenial pun bisa berinvestasi. Wakil presiden senior pasar internasional PayPal, Rohan Mahadevan mengatakan, tidak ada gunanya berinvestasi jika Anda tidak percaya akan hal itu.
Beliau juga menambahkan untuk lebih mengenal dan mencoba langsung produk atau jasa suatu perusahaan sebelum menanamkan modalmu di dalamnya. “Pastikan Anda berinvestasi dalam hal-hal yang Anda yakini, bukan berinvestasi dalam hal-hal yang diyakini orang lain,” kata Mahadevan.

Baca Juga  Berbagai Jenis Arisan, Antara Menabung Kekayaan Atau Silaturahmi ?

2. Investasi alternatif

Ada banyak sekali instrumen investasi masa kini, bahkan dengan uang Rp 100 ribu kamu sudah bisa berinvestasi. Selain kendaraan investasi yang lebih tradisional, seperti saham, ada juga sejumlah opsi alternatif. Contohnya investasi emas, mata uang, atau properti. Biasanya, investasi semacam itu menawarkan potensi pertumbuhan dan pertahanan terhadap fluktuasi pasar saham, tetapi sering kali disertai risiko lebih besar

3. Waktu yang tepat membeli rumah

Ada beberapa muda-mudi yang mungkin belum terpikirkan untuk mulai membeli atau mencicil sebuah rumah. Milenial sering bertanya-tanya kira-kira kapan waktu yang tepat untuk membelinya. Namun, tidak sedikit juga yang tertarik untuk membeli rumah.

Permaslahan yang di dapat di sini adalah mendapati diri mereka tidak mampu menabung untuk setoran untuk rumah pertama mereka sambil membayar sewa yang terus naik. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sebanyak dua per tiga generasi milenial yang bergegas melakukan pembelian properti berakhir dengan penyesalan pembeli.

Mahadevan mennyarankan,” Anda bisa membeli rumah ketika Anda merasa butuh dan mampu untuk membelinya.”

Baca Juga  4 Motivasi Agar Anda Segera Melakukan Investasi

4. Banyaknya uang yang harus ditabung

Milenial sangat perlu tahu dengan tepat berapa banyak uang untuk setiap porsi tabungan dan investasi. Masalah ini sering kali ditekankan dan diingatkan. Jawabannya tetap sama yaitu kembali pada ketersediaan setiap pribadi, tergantung pada keadaan keuangan mereka.

Yang bisa diimplementasikan adalah menghemat 10 hingga 20 persen dari pendapatan adalah titik awal yang baik. “Anda ingin menghabiskan seolah-olah Anda akan mati besok, dan Anda ingin menyelamatkan seolah-olah Anda akan hidup untuk besok,” kata Mahadevan.

Baca juga: Segera Hentikan Kebiasaan Shoppingmu Dengan Tips Berikut!

Itu dia empat nasihat dari para profesional untuk kaum milenial mengenai keuangan mereka. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat segera dipraktikkan.

Tinggalkan Balasan

THR Bermasalah

Simak 5 Masalah Utama Pada Keuangan Milenial!

kasus investasi ilegal didominasi kasus forex

Kasus Investasi Ilegal Didominasi Forex, Apa Penyebabnya?