in

Jangan Sampai Keliru! Bedakan Antara Investasi Saham dan Trading Saham (Part 1)

Marketplace Reksadana

Sebagai pemula, terkadang masih rancu untuk membedakan antara investasi saham dengan trading saham. Seringkali salah persepsi, yang mana menimbulkan ketakutan tersendiri untuk memulai berinvestasi saham.

Baca juga: Mulai Tahun 2020, Pengangguran Dijatah Rp 500 Ribu/Bulan

Investasi saham dengan trading saham adalah dua hal yang berbeda

Banyak orang salah memahamu perbedaan antara keduanya. Namun, satu hal yang sama dari keduanya adalah sama-sama metode keuangan dengan tujuan yang sama. Yakni untuk menambah kekayaan dengan suatu jangka waktu tertentu dengan membeli dan menyimpan sebuah portfolio atau kumpulan aset.

Sementara itu, pokok perbedaan dari investasi dan trading saham yaitu jangka waktu. Yakni pada investasi memiliki tempo jangka panjang sedangkan trading adalah transaksi jangka pendek.

Dari pokok perbedaan tersebut, selanjutnya tentu mempengaruhi pada strategi, prinsip, serta tindakannya. Dikutip dari Finansialku.com, berikut ini ulasan mengenai perbedaan dari investasi dan trading saham.

Apa itu investor saham?

Seseorang yang menanamkan dananya untuk investasi saham disebut investor. Harapan dari investor ini yaitu mendapatkan keuntungan pada masa depan atau dalam kurun waktu yang panjang ke depan.

Baca Juga  Deretan Emiten dengan Nilai IPO Luar Biasa di Dunia (Part 1)

Jadi, pada pasar saham, investasi dapat diartikan sebagai kegiatan membeli saham dan kemudian disimpan dan dijual kembali nantinya.

Para investor tidak akan peduli dengan turunnya harga saham karena mereka berekspektasi bahwa harga tersebut akan kembali naik nantinya.

Investor dapat dibagi menjadi investor institusi (perbankan, perusahaan asuransi dan lainnya) dan investor retail (investor perorangan). Salah satu investor terkenal dan selalu dijadikan panutan adalah Warren Buffet.

Baca juga: Investor, Waspada 8 Modus Pialang Berjangka Ilegal!

Strategi dalam Investasi Saham

Investor tidak terpaku pada fluktuasi harga, sehingga harus memperhatikan faktor-fator yang memengaruhi harga saham dalam jangka waktu panjang.

Untuk itu, biasanya, yang dibeli adalah saham emiten yang sehat dan kualitas kerja yang baik dengan fundamental yang kokoh. Mereka memfokuskan pembelian saham pada kesehatan perusahaan.

Selain harga saham yang akan bertambah, investor juga mengambil keuntungan dari pembagian dividen secara berkala.

Prinsip Investasi Saham

Karena terfokus pada jangka waktu yang panjang, maka prinsip dari investor adalah buy and hold. . Mereka akan menyimpan investasi dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun.

Baca Juga  Memahami Free Margin Dalam Forex

Saat tujuannya sudah tercapai atau kualitas emiten yang memburuk, maka investor akan mencacbut sahamnya dari perusahaan tersebut.

Nah, itu dia sekilas mengenai apa itu investasi saham. Untuk artikel selanjutnya kita akan mengulas mengenai trading saham.

Baca juga: 5 Penyakit Penghambat Investasi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Bisnis MLM

Berikut Kriteria Bisnis MLM yang “Sehat”

forex market pelaku

Mengenal Kredit Multiguna, Keungulan & Jenisnya