in

Pangsa Pasar Reksadana Syariah Nyaris Sentuh 10 Persen

reksadana syariah nyaris menyentuh 10
Contoh Sistem Ekonomi Syariah: Investasi Syariah (2) (C) BAREKSA.COM

Pangsa pasar reksadana syariah secara perlahan mulai bergerak naik hingga nyaris menyentuh 10 persen. Hingga September 2019, pangsa pasar reksadana syariah setara dengan 9,96 persen dari sisi dana kelolaan alias asset under management (AUM).

Mengacu data Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report September 2019, AUM reksadana syariah mencapai Rp53,92 triliun atau naik 48 persen secara year to date, sementara industri reksadana secara umum punya AUM Rp540,9 triliun atau hanya naik 6,63 persen.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, baik pangsa pasar maupun pertumbuhan AUM reksadana syariah September 2019 tercatat lebih baik. Per Austustus 2019, pangsa pasar reksadana syariah setara 9,39 persen dengan AUM tumbuh 39 persen.

Terlepas dari pertumbuhan AUM reksadana syariah secara industri, 20 manajer investasi dengan AUM reksadana syariah terbesar mencatat pertumbuhan yang baik. Tercatat hanya dua manajer investasi saja yang AUM reksadana syariahnya mengalami penurunan.

Dari data tersebut, PT Syailendra Capital mempertahankan diri sebagai manajer investasi dengan pertumbuhan AUM reksadana syariah tertinggi atau melesat 1.102 persen secara year to date menjadi Rp1,87 triliun.

Baca Juga  Mengenal Trading Emas Online Di Pasar Forex

Selain Syailendra, PT BNI Asset Management dan PT Danareksa Investment Management juga tumbuh tinggi. Masing-masing mencatat pertumbuhan 396 persen dan 373 persen menjadi Rp2,39 triliun dan Rp3,07 triliun. Kendati demikian, Manulife Aset Manajemen Indonesia masih menduduki posisi teratas manajer investasi dengan AUM reksdana syariah terbesar dengan nilai Rp7,34 triliun.

Reksadana Syariah

Reksadana syariah adalah reksadana yang hanya dapat berinvestasi di efek keuangan yang sesuai dengan kaidah dan prinsip syariah. Reksadana syariah masih terikat dengan batasan investasi yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah penghimpun dana dari investor. Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Baca juga: Pengguna Android dan iOS, Yuk Intip 6 Aplikasi Investasi Reksadana Berikut!

Reksadana juga diartikan sebagai alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Baca Juga  Jenis Investasi Syariah dengan Modal Kecil

Tinggalkan Balasan

Jam Buka Pasar Trading Forex yang Harus Dipahami Trader

Jam Buka Pasar Trading Forex yang Harus Dipahami Trader

Gagal Berinvestasi? Tenang, Lakukan Hal Berikut Ini (Part 1)