in

Mari Berinvestasi melalui Media Sosial Anda!

Memiliki akun media sosial sekarang cukup umum, terutama untuk milenium. Saat ini, ada banyak perkembangan media sosial di internet. Mulai dari Facebook hingga YouTube. Namun, ternyata Anda tidak hanya bisa bermain media sosial, tetapi juga Anda bisa berinvestasi melalui media sosial.

Ini berarti banyak saham media sosial  yang perusahaannya berstatus go public. Dengan demikian, siapa pun dapat membeli saham.

Berinvestasi di perusahaan media sosial tentu dapat memberikan manfaat di masa depan.

Menurut investopedia, tidak ada kata terlambat untuk menjadi investor. Jadi, mari mulai berinvestasi melalui media sosial Anda!

Yuk simak beberapa cara untuk berinvestasi melalui media sosial:

Twitter

Saham media sosial pertama adalah Twitter. Jack memperkenalkan Twitter pada Maret 2006.

Meski diklaim telah mengalami kemunduran, namun ternyata Twitter masih menjadi primadona. Bahkan pada kuartal kedua 2019, saham Twitter meningkat.

Awalnya, mereka dapat menjual saham media sosial berkode TWTR dengan harga US $ 26. Sekarang, harga per saham berkisar dari US $ 42.

TWTR sendiri terdaftar di New York Stock Exchange atau NYSE.

Baca Juga  5 Saham ini Diprediksi Naik hingga 116% pada Akhir Tahun

Selain itu, saham Twitter juga diklasifikasikan sebagai blue chips dengan kapitalisasi pasar US $ 33,12 miliar.

Facebook

Mark Zuckerberg mengembangkan media sosial ini dan dibuka oleh semua pengguna layanan internet pada bulan September 2006.

Dari awal kemunculannya, Facebook sangat populer tidak hanya di kalangan milenium, bahkan Baby Boomers sering menggunakan media sosial ini.

Saham Facebook, kode FB dan telah terdaftar di bursa Nasdaq, yang berbasis di New York City.

Nasdaq adalah bursa yang memiliki kapitalisasi pasar besar atau blue chip.

Facebook sendiri memiliki kapitalisasi pasar sebesar US $ 539,26 miliar. Awalnya, perusahaan dapat menjual saham media sosial ini dengan harga US $ 38, tetapi sekarang mereka menjual sekitar US $ 189 atau sekitar Rp2,69 juta.

Weibo

Media sosial berikutnya yang datang dari Cina adalah Weibo. Weibo hanya terkenal di Cina dan merupakan situs microblogging. Sina Corp menciptakan dan meluncurkan Weibo pada 14 Agustus 2009.

Sina Corp adalah perusahaan teknologi yang didirikan oleh Wang Zhindong, Wang Yan, Hurst Lin dan Ben Tsiang pada tahun 1998.

Baca Juga  Cara Menghindari Penipuan Investasi Emas Melalui Money Games

Meskipun hanya terkenal di Cina dan berkantor pusat di Shanghai dan Beijing, Sina Weibo terdaftar di bursa saham Amerika Serikat, Nasdaq.

Saham media sosial berkode WB, mulai diperdagangkan secara publik di bursa saham sejak 17 April 2014 dengan harga US $ 17 per saham.

Saat ini, harga per saham telah meningkat mencapai US $ 37. Kapitalisasi Sina Weibo sendiri di pasar bernilai US $ 8,50 miliar.

Snapchat Inc.

Media sosial populer yang disebut Snapchat dikembangkan oleh Evan Spiegel, Bobby Murphy, dan Reggie Brown.

Saham media sosial berkode SNAP mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange (NYSE) pada 2 Maret 2017.

Harga awal saham ini adalah US $ 17 per saham, dan telah menurun tetapi sekarang kembali normal pada US $ 17 per saham atau sekitar Rp 242 ribu.

Baca juga : Investor Menanti Saham Unilever Yang Akan Stock Split

Tinggalkan Balasan

emas

Kelebihan Trading Emas Online Di Pasar Forex

BBCA Dikabarkan Akan Melakukan Stock Split Tahun 2020