in

Hendak Investasi Emas? Begini Cara Membedakan Emas Asli atau Palsu (Part 2)

waktu terbaik beli emas
5 Cara Investasi Emas Batangan yang Menguntungkan

Sebenarnya, susah-susah gampang membedakan antara emas palsu dan emas asli. Terlebih kalau belum pernah memiliki atau membeli emas sebelumnya. Bisa-bisa semua yang berwarna kuning keemasan dan mengkilap itu adalah emas asli. Bagi para pemula yang hendak memulai investasi emas, cara yang paling aman membeli emas adalah dengan mendatangi gerai penjual emas resmi, seperti Gerai Logam Mulia Antam, Kantor Pos, dan Pegadaian. Emas yang dijual di gerai resmi ini dijamin asli dan disertai sertifikat sehingga aman untuk dijual kembali nantinya. Jika pada artikel sebelumnya Anda telah menyimak beberapa cara unntuk membedakan emas asli dan palsu, kali ini PikiranTrader akan kembali mengulasnya pada part ke-2. Penasaran? Berikut ulasasnnya untuk Anda;

5. Cek Kepadatan Emas

Cara ini bisa dibilang hasilnya lebih mendekati benar dalam menentukan emas asli atau palsu. Emas merupakan logam dengan kepadatan yang sangat tinggi. Sangat jarang ditemui logam lain yang mampu menyaingi kepadatan emas. Cara pengujiannya tergolong mudah. Pertama, isi air di gelas atau botol yang memiliki takaran ukuran mililiter. Kemudian masukkan emas dengan cara digantung dengan benang. Lalu, lihat perbedaan air antara sebelum dan sesudah emas dicelupkan.

Baca Juga  Yuk Intip Tips Cerdas Investasi Ala Warren Buffett!

Untuk menentukan kepadatan, bisa menggunakan rumus perhitungan: Kepadatan = Massa/Volume. Apabila angka kepadatan mendekati 19 g/ml,  dapat disimpulkan cukup yakin itu emas asli. Angka kepadatan emas ini tergantung karat. Panduannya: emas 14K = 12,9-14,6 g/ml, 18K kuning = 15,2-15,9 g/ml, 18K putih = 14,7-16,9 g/ml, dan 22K = 17,7-17,8 g/ml.

Baca juga: Mengenal Trading Emas Online Di Pasar Forex

6. Menguji Keasliannya dengan Digigit

Cara ini mungkin akan terdengar aneh, namun yang perlu Anda ketahui ialah sebenarnya, emas merupakan logam mulia yang lunak sehingga mudah untuk dibentuk. Nah, apabila si penjual menawarkan emas dengan kadar tinggi, kita bisa mengecek lunak tidak emas tersebut. Sebab semakin tinggi kadar karatnya maka emas akan semakin lunak. Cara yang paling mudah adalah dengan menggigit permukaan emas tersebut. Apabila setelah digigit, terdapat bekas gigitan yang tertinggal maka itu bisa jadi itu adalah emas asli. Meskipun demikian, jangan terburu-buru membeli. Bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah. Sebab logam timah juga masuk golongan logam yang lunak.

Baca Juga  Sosok Investor Apresiasi Modal yang Patut Dikenali

7. Teteskan Asam

Nah, untuk metode ini biasa digunakan pedagang emas dan toko perhiasan untuk menguji keaslian emas. Apabila kita ingin melakukan sendiri, perlu hati-hati karena cairan asam nitrat merupakan cairan yang berbahaya bagi tubuh dan pernapasan. Cara yang digunakan cukup dengan meneteskan asam nitrat ke emas kemudian amati reaksinya.

Apabila berubah menjadi warna hijau, logam ini merupakan besi yang dilapisi emas. Namun, apabila berubah menjadi kuning, logam ini merupakan kuningan yang dilapisi emas. Sementara apabila berubah menjadi warna susu, logam ini adalah perak yang dilapisi emas. Sebaliknya apabila setelah ditetesi tidak berubah warna, logam tersebut merupakan emas asli.

8. Cek ke Pegadaian

Jika tidak mau ribet dengan cara-cara di atas, bawa saja ke Pegadaian dengan mendatangi petugas taksir emas. Petugas ini akan menentukan keaslian serta kadar emas yang dikandung. Petugas ini biasanya sudah terbiasa mengenali emas asli dan palsu. Jadi, apa yang dia bilang umumnya selalu tepat. Namun, kalau kurang yakin dan tidak percaya dengan apa yang dinyatakan tukang taksir emas, kita dapat mengujinya dengan beberapa tes sebelumnya. Meskipun cek di Pegadaian ini ada biaya, setidaknya rasa khawatir tidak lagi menghinggapi kita.

Baca Juga  Tips Melakukan Analisis Teknikal yang Wajib Diketahui

Baca juga: Rekomendasi Situs Transaksi Emas Online Terpercaya

Nah itulah beberapa cara untuk membedakan antara emas asli dan palsu. Ketika sudah berencana matang untuk berinvestasi emas, jangan ambil risiko untuk membeli emas bukan pada penjual resmi logam mulia emas. Apabila pilihan yang mungkin adalah membeli emas di bukan toko resmi, gunakan cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya. Tetap, untuk keamanan dan kenyamanan, mulailah membeli emas dari penjual resmi emas yang disertai dengan sertifikat. Selamat berinvestasi.

Tinggalkan Balasan

Manfaat Bekerjasama dengan Broker Forex

5 Hal yang Perlu Anda Lakukan Sebelum Memilih Broker Forex

broker forex tidak mengizinkan scalping

Broker Forex Tak Mengijinkan Scalping, Apa Alasannya?