in

Kesalahan Investasi yang Harus Anda Hindari

Umumnya, orang berinvestasi untuk meningkatkan harta mereka. Selain itu, berinvestasi juga merupakan salah satu cara mengumpulkan kekayaan. Namun, jika Anda ingin mulai berinvestasi, Anda harus berhati-hati karena investasi memiliki banyak risiko. Untuk meminimalisir resiko, Anda harus mengurangi beberapa kesalahan investasi.

Diterjemahkan dari laman Go Trading Asia, berikut 5 kesalahan investasi yang sering dilakukan:

Menganggap Investasi Sebuah Perjudian

Jangan pernah bertaruh atau berspekulasi saat berinvestasi. Anda harus berinvestasi berdasarkan pengetahuan dan pemahaman semua informasi yang relevan yang dapat Anda pelajari.

Selain itu, keputusan yang Anda buat ketika berinvestasi harus siap untuk dipertanggungjawabkan berdasarkan tingkat risiko dan komitmen untuk sementara waktu.

Tidak melakukan penelitian

Banyak orang yang kehilangan uangnya karena mereka tidak melakukan penelitian sebelum berinvestasi. Anda sangat disarankan untuk melakukan penelitian sebelum mulai berinvestasi. Pastikan Anda telah meneliti jenis investasi yang menarik minat Anda.

Secara umum, penelitian membantu investor untuk memahami instrumen atau produk investasi yang mereka minati dan semua risiko yang terkait dengannya. Tidak melakukan penelitian sebelum berinvestasi sama dengan tidak menyiapkan senjata saat pergi ke medan perang.

Baca Juga  3 Hal ini Harus Anda Ketahui Sebelum Investasi Reksadana Online

Jika Anda berniat berinvestasi di pasar saham, Anda harus meneliti data perusahaan, rencana bisnis, hingga tingkat pasar.

Dengan melakukan penelitian, Anda dapat memahami seberapa besar risiko yang harus Anda tanggung. Selain itu, Anda dapat lebih berhati-hati dalam menginvestasikan dana Anda sehingga Anda tidak melakukan kesalahan investasi.

Tidak Mempertimbangkan Durasi

Alangkah baiknya jika Anda mempertimbangkan periode waktu sebelum berinvestasi. Berbagai jenis investasi memerlukan beberapa periode agar pengembalian dana investasi Anda dalam jumlah yang tepat.

Anda diharuskan untuk berkomitmen berdasarkan periode waktu. Jika Anda membutuhkan dana investasi ini dalam waktu dekat, Anda sebaiknya tidak menginvestasikannya secara penuh.

Selain itu, jika Anda memiliki target dalam periode waktu tertentu, maka pilihlah investasi dengan periode waktu yang tepat sehingga dapat membantu mewujudkan target Anda.

Berinvestasi di Satu Tempat

Jika seorang investor menempatkan semua dana investasinya di satu tempat, maka dapat dipastikan bahwa investor akan mengalami kerugian luar biasa jika investasinya hilang. Karena itu, Anda harus menghindari kesalahan investasi ini.

Baca Juga  Faktanya, Investasi Wajib Bagi Wanita Dibandingkan Pria Lho!

Sebaliknya, diversifikasi sangat penting untuk melakukan apa pun instrumen investasi yang dimaksud. Selain membagi tingkat risiko yang harus ditanggung oleh dana investasi, diversifikasi juga memperluas peluang keuntungan.

Dalam pinjaman peer to peer misalnya, jika Anda mengalokasikan semua dana investasi Anda untuk satu peminjam dan jika peminjam gagal membayar, maka tentu saja dana investasi tersebut akan hilang.

Tidak Menyeimbangkan Manfaat dengan Risiko

Kebanyakan investor pemula memprioritaskan pertimbangan laba tanpa menganalisis risiko di belakangnya. Faktanya, setiap manfaat pasti selalu disertai dengan risiko. Jika jenis investasi menawarkan manfaat menarik, pertimbangkan risiko di baliknya.

Selain itu, hitung jumlah nominal uang yang siap Anda tanggung jika investasi hilang. Dan perlu diingat, jangan pernah menginvestasikan jumlah nominal uang yang Anda tidak siap kehilangan jika Anda kehilangan uang.

Ingatlah selalu bahwa tidak ada untung jika tidak disertai dengan risiko yang harus ditanggung. Karena itu, seimbangkan manfaat dengan risiko setiap kali Anda berinvestasi.

Baca juga : Opsi Investasi Emas, Pilih Batangan atau Perhiasan?

Baca Juga  Berminat Investasi Emas? Simak Dulu Beberapa Resiko Berikut!

Tinggalkan Balasan

bukalapak

Keuntungan Investasi Reksadana di Bukalapak

Harga cryptocurrency

Cryptocurrency Trading bagi Pemula – Part 1