in

7 Risiko Investasi Yang Wajib Anda Ketahui (1)

Semua orang tentu tidak ingin memiliki risiko dalam kehidupannya. Namun, setiap aktivitas yang Anda lakukan akan selalu memiliki risiko di dalamnya, termasuk investasi. Setiap jenis investasi tentu memiliki risiko.

Diterjemahkan dari laman Investopedia, dalam bidang keuangan dan investasi, risiko sering merujuk pada suatu hasil atau keuntungan yang berbeda dari hasil atau pengembalian yang diharapkan.

Anda harus memahami bahwa ada risiko dalam investasi. Selanjutnya, Anda harus tahu apa saja risikonya dan bagaimana cara menyelesaikannya.

Yuk simak 7 jenis risiko investasi yang pasti ada di dunia investasi:

Risiko Tingkat Bunga

Risiko tingkat bunga adalah risiko yang timbul karena nilai relatif dari aset berbunga. Misalnya, pinjaman atau obligasi akan memburuk karena kenaikan suku bunga. Risiko ini dapat diartikan sebagai suatu hal yang disebabkan oleh perubahan suku bunga pasar yang akan mempengaruhi pendapatan investasi.

Secara umum, jika suku bunga naik, harga obligasi dengan suku bunga tetap akan turun, dan sebaliknya. Risiko tingkat bunga umumnya diukur dengan jangka waktu obligasi.

Baca Juga  Kenali October Effect, Apakah Saatnya Borong atau Jual Saham?

Risiko Pasar

Risiko pasar ini adalah risiko fluktuasi Nilai Aktiva Bersih (NAB). Perubahan sentimen pasar keuangan seperti saham dan obligasi sering menyebabkan risiko ini muncul. Risiko ini juga sering disebut sebagai risiko sistematis. Artinya, risiko ini tidak dapat dihindari.

Bahkan, risiko pasar bisa membuat investor menemukan capital loss. Perubahan ini dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti resesi ekonomi, masalah, kerusuhan, spekulasi termasuk perubahan politik.

Anda tidak perlu panik atau segera menarik dana investasi ketika menghadapi fluktuasi pasar karena penurunan atau peningkatan aset seperti ini tidak terjadi terus menerus.

Risiko Inflasi

Risiko inflasi atau daya beli adalah peluang di mana arus kas tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan inflasi daya beli.

Hal ini akan berdampak buruk pada daya beli masyarakat yang melebihi investasi karena kenaikan rata-rata harga konsumen.

Investor dapat menghadapi risiko inflasi ketika mereka memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset, tidak terkait dengan inflasi.

Baca juga: 5 Tips Investasi Emas untuk Anda Para Pemula

Baca Juga  Inilah Keunggulan Investasi Saham

Tinggalkan Balasan

menggunakan robot dalam trading forex

Tips Menggunakan Robot dalam Trading Forex

Istilah dalam trading saham

Istilah dalam Trading Saham Yang Wajib Diketahui Pemula (Part 3)