in ,

7 Kiat Memilih Investasi Ala Lo Kheng Hong

memilih Investasi Ala Lo Kheng Hong

Lo Kheng Ho sering disebut sebagai Warren Buffet-nya Indonesia. Lo Kheng Ho memiliki harta kekayaan yang sebagian besar didapatkannya dari memilih investasi yang tepat. Hingga saat ini, Lo Kheng Ho memiliki jumlah kekayaan sebesar Rp2,5 triliun. Berikut adalah kiat memilih investasi Ala Lo Kheng Hong yang dilansir oleh cermati.com.

Memilih Investasi Ala Lo Kheng Hong

  1. Tunjuk Perusahaan yang Memiliki ROE Tinggi
    ROE atau Return of Equity adalah nilai yang dipakai untuk menghitung laba yang didapatkan perusahaan dari total ekuitas yang dipakai. Dengan tingginya nilai ROE, perusahaan itu memiliki kinerja yanng bagus karena memiliki profit yang tinggi. Supaya investor bisa mendapatkan laba yang baik, investor harus memilih dan memilah perusahaan dengan ROE tinggi.
  2. Cermati Manajemen Perusahaan
    Selain ROE, manajemen perusahaan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Plus minus manajemen perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan dan saham perusahaan. Manajemen perusahaan menjadi faktor penentu yang paling besar, karena harga saham tidak dapat diprediksi.
  3. Bandingkan Dengan Perusahaan Lawan
    Nilai saham dan jumlah laba yang didapatkan investor bisa diprediksi melalui PBV (Prive per Book Value) dan PER (Price Earning Ratio). Kedua nilai ini bisa ditetapkan sebagai instrumen untuk menghitung saham perusahaan. Setelah terhitung kita bisa tahu apakah perusahaan tersebut undervalued atau overvalued. Untuk investasi jangka panjang, pilihlah perusahaan yang undervalued, namun investor harus tetap melakukan analisis lebih lanjut.
  4. Kondisi Finansial Harus Cukup
    Pada dasarnya dengan uang Rp100.000, seorang investor pemula bisa membeli satu atau dua lot saham. Akan tetapi, keuntungan yang didapatkan tidaklah sebanding dan sulit untuk membeli lot baru. Oleh karenanya, mempunyai finansial yang mendukung adalah salah satu kiat yang ditekankan oleh Lo Kheng Ho.
  5. Risk Taking Untuk Keuntungan
    Risiko dan jumlah laba yang didapatkan selalu berbanding lurus. Semakin besar risiko yang dihadapi, semakin besar pula laba yang didapatkan. Investor harus siap mengambil risiko via investasi, baik risiko yang besar maupun kecil.
  6. Disiplin, Sabar, dan Tetap Fokus
    Ada berbagai jenis investasi, namun seorang investor harus mencoba untuk fokus pada satu jenis investasi saja. Lo Kheng Hong berfokus di saham saja sehingga beliau tidak perlu membagi fokus dan bisa mengoptimalkan kesempatan. Seorang investor, menurut Lo Kheng Hong, harus selalu sabar dan disiplin ketika berinvestasi.
  7. Tidak Usah Mendengar Orang Lain
    Banyak orang yang mengatakan jika investasi itu menakutkan, tidak menguntungkan, dan lain-lainnya. Akan tetapi, seorang investor harus tetap teguh pada pendiriannya dan tetap belajar apapun yang terjadi. Gunakan waktu senggang untuk belajar atau mengikuti seminar tentang saham.
Baca Juga  Jangan Sampai Keliru! Bedakan Antara Investasi Saham dan Trading Saham (Part 1)
Day Trader atau Retail Trader Forex, Siapakah Dia?

Day Trader atau Retail Trader Forex, Siapakah Dia?

Keuntungan Besar Investasi Obligasi

5 Keuntungan Besar Investasi Obligasi