in

Investasi dan Spekulasi, Apa Perbedaannya? (3)

Investasi dan Spekulasi, Apa Perbedaannya?
Investasi dan Spekulasi (C) SEPUTAR FOREX

Para trader harus mengetahui apa perbedaan antara investasi dan spekulasi. Sebagai trader, Anda harus mengetahui apakah yang dilakukan sudah tergolong investasi, ataukah hanya sekadar spekulasi. Pada dua artikel sebelumnya, sudah dijelaskan enam perbedaan pertama.

Tak sedikit trader yang salah menilai bagaimanakah investasi yang sebenarnya dan justru cenderung terjebak melakukan spekulasi yang merugikan. Celakanya, terkadang hal tersebut dapat berakibat mudahnya kehilangan uang dalam waktu singkat saat bertrading.

Secara harfiah, berinvestasi adalah kegiatan yang dilakukan orang, perusahaan, atau pemerintah yang menunda konsumsi sekarang untuk menciptakan lebih banyak kekayaan, menghasilkan uang, meningkatkan produksi, dan meningkatkan taraf hidup dengan cara menempatkan dananya pada aset produktif dengan mengharapkan manfaat di masa depan. Contoh investasi adalah membeli properti, obligasi, saham, dan aset finansial lainnya untuk mendapatkan keuntungan.

Sementara, spekulasi adalah pendekatan investasi di mana investor bertujuan untuk membeli atau menjual saham, mata uang atau aset lainnya semata-mata untuk mendapat keuntungan dengan cepat. Tindakan spekulan, pihak yang melakukan spekulasi, ini biasanya dibenci oleh banyak pihak lain.

Baca Juga  Wajib Simak 8 Kesalahan dalam Membuat Rencana Dana Pensiun (Part 2)

Spekulasi umumnya mempunyai risiko kerugian yang tinggi, misalnya kehilangan sebagian besar atau seluruh modal awal mereka. Mereka ini biasanya punya motif mengambil keuntungan maksimal dari fluktuasi pasar. Tindakan mereka ini kerap berdasarkan harapan peristiwa masa depan atau rasa bagaimana seluruh pasar investasi bereaksi terhadap harapan tersebut.

Berikut Perbedaan Investasi dan Spekulasi Selanjutnya

7. Investor akan melakukan penelitian yang luas dan fokus pada sejumlah faktor fundamental perusahaan, seperti posisi keuangan, analisis rasio, dan lain-lain sebelum membuat keputusan. Sementara, keputusan para spekulan cenderung berdasarkan pada grafik teknis, dinamika pasar dan pendapat yang diterimanya secara pribadi.

8. Investor punya pertimbangan yang akan fokus pada perusahaan blue chip dan value stock di pasar saham, reksa dana, rekening tabungan di bank, dana simpanan, dan lain-lain. Sementara, para spekulan malah fokus pada bidang lain, seperti saham gorengan, pasar komoditas, perdagangan opsi, taruhan, dan sejenisnya.

9. Keputusan para investor tidak menciptakan apa yang disebut praktik Insider Trading atau kemungkinan kebocoran informasi. Sementara, praktik seperti itu biasa terjadi karena spekulan yang dalam aktivitas spekulatifnya ingin adanya pengembalian besar yang menguntungkan.

Baca Juga  5 Cara Investasi Emas yang Menguntungkan

10. Investor biasanya punya sifat sabar dan biasa berkorban dalam hal investasi. Sementara, para spekulan cenderung kerap melakukan pembelian dan penjualan saham secara harian (daytrade).

Investasi dan Spekulasi, Apa Perbedaannya?

Investasi dan Spekulasi, Apa Perbedaannya? (2)

IHSG melemah

BEI Minta Investor Tenang Ketika IHSG Melemah