in

3 Investasi Jangka Pendek yang Profitable

6 Tips Menabung dana Investasi
Photo by Micheile Henderson on Unsplash

Investasi adalah salah satu strategi yang dilakukan untuk menjaga nilai mata uang terhadap resesi yang terus terjadi. Dalam dunia investasi, jenis investasi bisa dibedakan menjadi dua tipe berdasarkan jangka waktunya yaitu, investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek. Jika investor ingin mendapatkan hasil dari investasi dengan cepat, ada baiknya mereka mencoba melakukan investasi jangka pendek, Berikut adalah 3 investasi jangka pendek yang profitable seperti yang dilansir dari koinworks.com.

3 Investasi Jangka Pendek yang Profitable

  1. Peer-to-Peer Lending (P2P Lending). P2P Lending adalah jenis investasi yang terbilang masih baru di Indonesia. Dalam investasi ini, anda berkesempatan untuk melakukan investasi langsung terhadap debitur yang membutuhkan. Investasi ini juga tidak membutuhkan biaya yang tidak terlalu besar. Suku bunga yang diberikan dari investasi ini dapat dibilang juga cukup bagus. Selain itu investor juga lebih mudah melakukan diversifikasi pendanaan. Akan tetapi hal yang perlu diingat adalah investor harus memilih fintech P2P Lending yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal ini dilakukan untuk mengurangi terjadinya risiko penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum.
  2. SahamSaham adalah salah satu jenis populer yang paling sering terdengar. Saham adalah jenis investasi yang memiliki risiko besar, namun imbal balik yang diberikan juga besar. Dalam berinvestasi saham, anda bisa melakukan pembelian dan penjualan saham yang sama pada hari itu juga. Saham adalah salah satu instrumen investasi yang cocok untuk investasi jangka pendek. Akan tetapi hal yang tetap harus diingat adalah investor harus paham fundamental dan cara trading saham dengan baik karena saham adalah investasi yang memiliki risiko yang tinggi.
  3. Deposito. Pada dassarnya deposito sangat mirip dengan menabung, akan tetapi uang yang didepositokan tidak bisa diambil kapan saja. Dalam investasi ini, bunga yang diberikan biasanya lebih besar daripada bunga tabungan. Ketika melakukan investasi deposito, anda akan diberikan pilihan jangka waktu untuk melakukan investasi. Biasanya deposito dilakukan dalam jangka waktu 6-12 bulan. Oleh karena itu investasi ini cocok untuk para investor yang ingin melakukan investasi dengan jangka pendek.
Baca Juga  3 Hal ini Harus Anda Ketahui Sebelum Investasi Reksadana Online
update IHSG

Update Akhir Pekan: IHSG Merah, Rupiah Makin Perkasa

Saham Pilihan Pada Pembukaan Perdagangan

5 Tips Jitu Agar Terbiasa Berinvestasi