in

Tips Berinvestasi Saat Pandemi Corona

Tips Berinvestasi Saat Pandemi Corona
Photo by Markus Winkler on Unsplash

Pasar modal di seluruh dunia sedang tidak sehat akibat ‘terinfeksi’ oleh virus Corona atau COVID-19 yang masih belum saja reda. Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan memprediksi bahwa krisis keuangan global bisa saja terjadi jika oandemi ini tidak segera ditangani. Hal ini membuat banyak investor yang ragu untuk melakukan investasi. Bahkan banyak investor yang memilih untuk menyimpan uang mereka dalam bentuk uang cash. Uang cash memang penting disaat pandemi saat ini, tapi yang tetap harus diingat adalah nilai uang akan selalu tergerus inflasi jika tidak di investasikan. Untuk mengatasi hal itu, ada baiknya tetap lakukan investasi, namun harus lebih hati-hati. Berikut adalah tips berinvestasi saat pandemi Corona seperti yang dilansir dari koinworks.com.

Tips Berinvestasi Saat Pandemi Corona

  1. Pilih Jenis Investasi yang Tepat. Dalam memilih investasi di tengah pandemi, anda harus paham akan investasi yang memiliki potensi untuk selalu bergerak stabil. Yang dimaksud dengan bergerak stabil disini adalah investasi tersebut tidak mengalami pemerosotan yang cukup tajam. Beberapa investasi yang aman diambil dalam pandemi Corona antara lain adalah Surat Utang Negara (SUN), Emas, Properti, dan Reksa Dana Pasar uang.
  2. Investasi Jangka Panjang adalah Pilihan yang Baik. Investasi jangka panjang adalah investasi yang cocok dilakukan di tengah pandemi Corona. Hal ini dilakukan karena nilai investasi akan cenderung membaik jika diinvestasikan dalam jangka panjang. Hal yang harus diingat adalah jangan sampai anda menginvestasikan dana darurat anda untuk investasi jangka panjang. Selain itu pilihlah investasi yang memiliki sifat yang sulit dicairkan. Hal ini dilakukan agar anda tidak mudah tergoda untuk segera mencairkan investasi tersebut.
  3. Tata Lagi Portofolio Anda. Jika anda sudah melakukan investasi saham, ada baiknya anda tata kembali investasi saham anda. Jangan sampai saham yang anda miliki di portofolio sekarang adalah saham yang terus mengalami pemerosotan tajam. Selain itu aturlah portofolio saham anda sesuai dengan risk tolerance yang anda miliki.
  4. Selau Pantau Perkembangan Pasar. Walaupun banyak nilai investasi yang mengalami pemerosotan, anda harus cermat untuk melihat peluang dalam berinvestasi. Jangan sampai anda terpaku pada satu jenis investasi saja dan tidak mengindahkan peluang investasi yang lain. Dengan memantau perkembangan pasar, anda akan menjadi lebih hati-hati ketika melakukan investasi di tengah pandemi Corona.
Baca Juga  Saham Biasa dan Preferen, Sudah Tahu Bedanya?
5 Kiat Finansial yang Wajib Diketahui

5 Kiat Finansial yang Wajib Diketahui

3 Kiat Cerdas Mengelola Keuangan

3 Kiat Cerdas Mengelola Keuangan