in

Pengertian dan Jenis Dividen dalam Saham

pengertian dan jenis dividen dalam saham
Photo by Luke Chesser on Unsplash

Selain capital gain, dividen adalah keuntungan yang bisa diperoleh seseorang ketika melakukan investasi saham. Jumlah deviden yang diterima juga berbeda, tergantung dari jumlah lot saham yang dimiliki oleh investor. Dividen juga memiliki jenis yang berbeda-beda. Berikut adalah pengertian dan jenis dividen dalam saham yang dikutip dari lifepal.co.id.

Pengertian dan Jenis Dividen dalam Saham

Pengertian Dividen.

Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan oleh pemegang saham. Jumlah keuntungan yang diterima tergantung oleh banyaknya jumlah lot yang dimiliki oleh investor tersebut. Pembagian dividen ini dilakukan untuk memuaskan investor yang melakukan investasi di perusahaan tersebut.

Semakin besar Return on Equity (ROE) suatu perusahaan, semakin besar pula pembagian deviden yang diterima. Akan tetapi, ada masanya dimana dividen harus ditahan oleh perusahaan. Jika dividen ditahan perusahaan, maka dana tersebut akan dialokasikan ke hal lain. Dana tersebut bisa digunakan untuk pengembangan usaha atau membayar utang perusahaan.

Jenis Dividen.

Berikut adalah jenis dividen yang ada, yaitu:

  1. Dividen Tunai. Dividen ini biasaya diberikan oleh perusahaan kepada investor dalam bentuk uang tunai. Ketika menerima uang tunai dari perusahaan, investor akan dibebankan pajak dari pemerintah Indonesia.
  2. Dividen Saham. Dividen jenis ini diberikan kepada investor oleh perusahaan dalam bentuk saham. Hal ini akan menambha jumlah lot yang dimiliki investor di perusahaan tersebut.
  3. Dividen Properti. Dividen jenis ini memiliki bentuk seperti aset yang diberikan kepada investor. Hal ini biasanya dilakukan oleh perusahaan ketika perusahaan tersebut sedang kekuarangan uang kas.
  4. Dividen Interim. Dividen jenis ini diberikan oleh perusahaan sebelum dilakukan laporan keuangan tahunan. Investor akan tetap menerima dividen biasa walaupun sudah menerima dividen interim.
  5. Dividen Script. Dividen ini juga sering disebut sebagai dividen utang. Hal ini karena dividen diberikan dalam bentuk surat utang kepada investor saham. Hal ini menandakan bahwa perusahaan akan membayar dividen pada waktu tertentu. Hal ini membuat liabilitas perusahaan meningkat dan menerima bunga.
  6. Dividen Likuidasi. Dividen ini diberikan ketika perusahaan tersebut bangkrut. Modal perusahaan akan diberikan kepada pemilik saham perusahaan tersebut. Jumlah yang diberikan biasanya lebih kecil daripada dividen lainnya.
Baca Juga  8 Faktor yang Mempengaruhi Investasi

 

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 01 Mei 2020

Pengertian dari Analisis Teknikal Saham

Pengertian dari Analisis Teknikal Saham