in

Pengertian dari Analisis Teknikal Saham

Pengertian dari Analisis Teknikal Saham
Photo by Chris Liverani on Unsplash

Analisis teknikal saham adalah hal yang sering dibicarakan oleh pakar saham. Analisis teknikal saham sering digunakan sebagai acuan dalam menentukan saham untuk dibeli atau dijual. Analisa teknikal tidak hanya berlaku bagi saham saja, namun juga berlaku untuk investasi forex atau komoditas. Berikut adalah pengertian dari analisis teknikal saham yang dikutip dari lifepal.co.id.

Pengertian dari Analisis Teknikal Saham

Pengetian Analisis Teknikal Saham.

Analisis teknikal adalah salah satu teknis analisa dalam investasi. Analisis teknikal akan mengamati pola tertentu, seperti data pasar, perkembangan harga saham, dan jumlah perdagangan saham yang terjadi. Dalam analisis teknikal, anda tidak akan membaca hal yang berhubungan dengan kondisi ekonomi, kesehatan perusahaan, dan prospek dari perusahaan tersebut.

Pebedaan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental.

  1. Data. Dalam data yang dibutuhkan, analisa saham membutuhkan data seperti harga saham, jumlah transaksi yang terjadi, pergerakan indeks, dan berbagai indikator teknikal lainnya. Di sisi lain, dalam analisis fundamental saham, data yang dibutuhkan antara lain adalah data pertumbuhan ekonomi, perkembangan perusahaan, dan lain sebagainya.
  2. Tujuan. Kedua analisis ini juga memiliki tujuan yang berbeda. Dalam analisis teknikal saham, tujuan utamanya dalah menentukan kapan waktu yang tepat dalam pembelian saham. Untuk analisis fundamental saham, tujuan utamanya adalah menentukan saham mana yang harus dibeli oleh investor.
  3. Waktu. Jangka waktu kedua analisis ini juga berbeda. untuk analisis teknikal saham, jangka waktunya hanya bisa dipergunakan dalam jangka waktu pendek. Di sisi lain, analisis fundamental saham dipergunakan dalam jangka waktu menengah sampai jangka waktu panjang.
Baca Juga  Berinvestasi Melalui Media Sosial? Mengapa tidak?

Dari perbedaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa analisis teknikal akan dilakukan oleh investor saham yang menganggap saham sebagai komoditas saja. Investor akan melakukan pembelian saham di saat harga saham sedang merosot dan akan menjual saham tersebut ketika harga saham rebound. Jika harga saham masih terus turun, investor akan terus memantau hingga harga saham ada di posisi tertentu. Jika harga saham sudah mencapai posisi tersebut, investor akan membeli saham dan menjualnya jika harga naik.

pengertian dan jenis dividen dalam saham

Pengertian dan Jenis Dividen dalam Saham

IHSG Kembali Ditutup di Zona Hijau

IHSG Kembali Ditutup di Zona Hijau