in

Macam Investasi Syariah yang Anda Harus Tahu

Macam Investasi Syariah
Photo by Comfreak on Pixabay

Sekarang ini banyak sekali macam investasi yang beredar di Indonesia, salah satunya adalah investasi syariah. Investasi syariah adalah jenis investasi yang menganut hukum syariat Islam.

Salah satu hal yang menjadi pembeda antara investasi syariah dan investasi konvensional adalah sistem bagi hasil yang digunakan.

Dalam Investasi konvensional, bunga diatur total oleh pihak perusahaan. Untuk Investasi syariah, sistem yang digunakan adalah sistem bagi hasil.

Dengan adanya sistem itu, investor dan perusahaan sudah paham akan masing-masing risikonya.

Lalu, apa saja macam investasi syariah yang bisa anda lakukan? Berikut adalah pilihannya seperti yang dikutip dari Lifepal.

Macam Investasi Syariah

Investasi Properti.

Salah satu jenis investasi yang paling mudah dilakukan dan sesuai dengan syariat Islam adalah investasi properti.

Investasi ini adalah jenis investasi yang tidak membutuhkan perhitungan yang rumit. Hal ini dikarenakan investasi properti mirip dengan jual beli pada umumnya.

Keuntungan yang diberikan juga cukup besar, mengingat tiap orang pasti membutuhkan tempat tinggal. Selain itu harga invesatsi ini sudah pasti akan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Baca Juga  Tips Menjadi Mompreneur: IRT Merangkap Jadi Pengusaha Sukses

Akan tetapi hal yang harus ingat adalah ketika bertransaksi, jangan sampai ada sistem bunga di dalamnya. Sebisa mungkin belilah properti secara tunai atau di KPR Syariah.

Emas Batangan.

Investasi ini adalah salah satu jenis investasi yang dianjurkan oleh MUI. Hal ini dikarenakan harga emas yang cenderung lebih stabil.

Keuntungan dari invesatsi emas juga cukup besar, karena harganya yang selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu investasi ini cocok dilakukan dalam jangka panjang.

Cara berinvestasi emas juga mudah. Anda tinggal membeli emas tersebut di gerai Antam atau Pegadaian dan menyimpannya.

Deposito Bagi Hasil.

Deposito ini berbeda dari deposito pada umumnya. Hal yang membedekan adalah proses dalam menetapkan keuntungan.

Dalam deposito konvensional, persentase keuntungan yang didapatkan sudah ditentukan dari awal. Sedangkan deposito bagi hasil tergantung dari laba yang diperoleh pengelola.

Hal ini sesuai dengan syariat Islam karena adanya akad Mudharabah. Akad tersebut adalah janji yang sudah disepakati oleh investor dan pengelola

Baca Juga  6 Tujuan Investasi yang Harus Dipahami Investor Pemula

Reksa Dana Syariah.

Reksa dana adalah salah satu jenis investasi yang sesuai dengan syariat Islam. Hal ini dikarenakan adanya transparansi dalam pengelolaan keuangannya.

Untuk mencegah adanya riba, di Indonesia usdah ada reksa dana syariah. Anda bisa memilih reksa dana tersebut di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

SBSN adalah surat utang yang diperjual belikan menggunakan syariat Islam. Proses penyeharan SBSN juga harus transparan.

Surat Utang yang diperjual belikan haruslah surat utang yang tidak berasal dari transaksi roduk yang diharamkan.

Mengenal Weighted Moving Average (WMA) Sebelum Main Saham

Cara Menghitung Price To Earning Ratio

Mekanisme Reksa Dana Syariah

Mekanisme Reksa Dana Syariah, Unik dan Aman