in

Cuan Investasi Saham di Tengah Pandemi Corona

Cuan Investasi saham
Photo by geralt on Pixabay

Di tengah pandemi Corona ini, cuan (keuntungan) investasi saham juga menurun. Akan tetapi keuntungan masih bisa didapatkan melalui trik tertentu.

Pada bulan Maret lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup dalam. Penurunan tersebut adalah penurunan terbesar dalam 4 tahun terakhir.

Investor biasanya akan membeli saham sewaktu harga turun ketika keadaan pasar masih normal. Namun dengan ketidak stabilan pasar karena Corona, banyak investor yang berpikir dua kali untuk berinvestasi saham.

Menuai Cuan Investasi Saham

Dilansir dari CNNIndonesia, Perencana Keuangan Advisor Alliance Group Indonesia Andi Nugroho menyatakan bahwa kesempatan untuk mendapatkan cuan masih ada.

Cuan dalam investasi saham masih bisa didapatkan oleh investor. Akan tetapi, langkah ini tidak bisa dilakukan oleh semua investor.

Tipe investor dalam investasi saham ada dua macam. Investor untuk investasi jangka panjang dan investor untuk day trading.

Dengan adanya pandemi ini, nilai saham mengalami penurunan. Hal ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan investasi jangka panjang, menurut Andi.

Baca Juga  Strategi Bitcoin Untuk Investor Pemula

Investor bisa melakukan investasi terhadap saham-saham bluechip yang nilainya sedang menurun di tengah pandemi Corona. Investor juga bisa mengalokasikan dananya untuk saham-saham LQ45.

Selain itu investor juga bisa membeli saham perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil selama masa pandemi.

Akan tetapi, keuntungan yang akan didpatkan tidak akan diterima dalam waktu dekat. Andi menyatakan bahwa harga saham akan anda di level rendah untuk sementara waktu.

Andi juga meyatakan bahwa pemulihan nilai saham akan terjadi paling cepat dalam setahun. Bahkan ada kemungkinan nilai saham akan meningkat pada 3 tahun selanjutnya.

Namun, Andi juga berkata bahwa keuntungan dari investasi jangka panjang itu dinilai akan menguntungkan. Investor jangka panjang juga dapat melakukan penghematan dalam melakukakn transaksi perdagangan aktif.

Untuk investor jangka pendek, Andi mengingatkan bahwa mereka perlu lebih berhati-hati. Hal ini dikarenakan volatilitas pasar yang cukup tinggi.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto.

Dengan menurunnya harga saham ini, investor memiliki kesempatan besar untuk melakukan investasi jangka panjang. Akan tetapi, diharpkan investor berinvestasi sesuai dengan risk tolerance yang dimiliki.

Baca Juga  Mahasiswa Investasi? Pelajari Pilihannya

Menerut Eko, investor konservatif diharapkan tidak masuk ke investasi saham pada saat ini. Hal ini dikarenakan banyaknya ketidak pastian.

Untuk investor agresif, disarankan membeli saham bluechip dan dialokasikan untuk investasi jangka panjang.

Jika ingin bermain aman, Eko menyarankan untuk berinvestasi deposito atau obligasi suku retail.

Pemulihan Ekonomi

Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Siap Anggarkan Dana

mengubah target keuangan

Mengubah Target Keuangan di Tengah Pandemi Corona