in

Kesalahan Memilih Peer to Peer Lending, Apa Saja?

kesalahan peer to peer lending
Photo by Frederick Warren on Unsplash

Peer to Peer Lending adalah salah satu investasi yang banyak diperbincangkan. Namun, masih banyak yang melakukan kesalahan memilih Peer to Peer Lending.

Jika anda sampai terjerumus dalam kesalahan ini, risiko yang anda terima cukuplah besar. Salah satu risiko yang mengerikan adalah risiko gagal bayar.

Oleh karena itu anda harus berhati-hati dalam memilih jenis investasi ini. Agar tidak keliru, berikut adalah kesalahan memilih peer to peer lending seperti yang dikutip dari ModalRakyat.

Kesalahan Memilih Peer to Peer Lending

Tidak Mengecek Dengan Benar

Sama seperti investasi yang lain, anda harus mengecek dan mempelajari suatu instrumen investasi untuk mengurangi tingkat risiko anda.

Selain nitu anda juga harus mengecek apakah peer to peer lending yang anda pilih adalah perusahaan legal atau tidak. Anda bisa mengecek di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lalu anda juga harus mempelajari bagaimana prosedur investasi ini berjalan. Hal tersebut dilakukan agar anda bisa menentukan tingkat risiko anda.

Target Finansial Tidak Ditentukan Terlebih Dahulu

Baca Juga  Tips Cerdas Investasi Properti yang Wajib Kamu Ketahui

Dalam berinvestasi, anda harus menentukan terlebih dahulu target finansial yang anda inginkan. Hal ini akan mempermudah anda dalam berinvestasi peer to peer lending.

Jika anda sudah membuat target investasinya, anda akan lebih mudah untuk menentukan berapa lama anda akan berinvestasi.

Ragu-ragu Dalam Mengambil Keputusan

Jika anda ragu dalam mengambil keputusan, hal itu hanya akan membuat hati anda tidak tenang dalam berinvestasi.

Oleh karena itu, agar anda bisa lebih tenang dalam berinvestasi peer to peer lending, anda harus menyiapkan dana khusus yang memang dipakai hanya untuk investasi.

Selain itu anda juga bisa bertanya kepada penyedia jasa untuk memantapkan hati anda dalam berinvestasi.

Ingin Hasil yang Instan

Hal ini adalah penyakit yang harus disembuhkan dari seseorang yang ingin berinvestasi.

Hal tersembut membuat seseorang menjadi mudah tertarik akan iming-iming hasil yang besar. Padahal ada kemungkinan bahwa investasi tersebut adalah investasi bodong.

Hanya Memilih Satu Instrumen

Sebagai seorang investor, anda jangan bergantung pada satu jenis investasi saja. Anda harus melakukan diverisifikasi portofolio agar anda bisa lebih untung.

Baca Juga  Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap

Selain itu, dengan melakukan diversifikasi portofolio, anda memiliki peluang untuk terhindar dari keselahan dan kerugian yang cukup fatal.

jenis index saham

Menggabungkan Teknik Analisa Fundamental dan Teknikal

kiat investasi

Kiat Investasi yang Bisa Dilakukan Agar Cepat Cuan