in

Investasi dan P2P Lending Ilegal, Laporkan Saja!

investasi dan p2p lending ilegal
Photo by rupixen.com on Unsplash

Belakangan ini, investasi dan P2P lending ilegal makin marak di Indonesia. Per April 2020 saja, sudah ditemukan 61 entitas investasi ilegal di Indonesia.

Dilansir dari Kompas, Satgas Waspada Investigasi (SWI) sudah berhasil menemukan 120 fintech P2P ilegal dan 28 investasi ilegal di Indonesia.

Menurut Ketua SWI Tongam L Tobing, kegiatan investasi tersebut tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Akan tetapi, kegiatan tersebut masih bisa diakses oleh masyarakat melalui aplikasi, website, maupun pesan singkat (SMS).

Tempat Melaporkan Investasi dan P2P Lending Ilegal

Jika anda menemukan jenis investasi dan P2P lending ilegal, anda bisa melaporkannya ke Satgas Waspada Investasi.

Selain itu anda juga bisa melakukan konsultasi dan sosialisasi akan segala macam investasi ilegal di SWI.

Tongam menyatakan bahwa pihak SWI selalu siap menampung pengaduan dan akan melakukan sosialisasi dengan cara Warung Waspada Investasi.

Dalam Warung Waspada Investigasi, akan ada perwakilan dari 13 lembaga atau kementrian yang tergabung di Satgas Waspada Investasi.

Anggota SWI akan selalu siap untuk menjawab pertanyaan yang diajukan dan melayani aduan yang diajukan oleh masyarakat.

Baca Juga  4 Manfaat Menabung Investasi Saham Untuk Millenial

Sebagai informasi, Warung Waspada Investasi akan dibuka setiap hari Jumat pada pukul 09.00-11.00 WIB.

Lokasi dari Warung Waspada Investasi ini ada di the Gade Coffee & Gold yang berlokasi di jalan H. Agus Salim, Jakarta Pusat.

Tongam menyatakan bahwa dengan adanya Warung Waspada Investasi ini masyarakat akan lebih mudah untuk memberikan aduan terhadap investasi bodong yang beredar.

Jika anda tidak sempat untuk mengunjungi Warung Waspada Investasi, anda bisa mencoba berbagai layanan lain yang disediakan melalui jaringan telepon atau daring (online).

Layanan yang dapat dilakukan melalui jaringan telepon atau daring adalah Kontak OJK 157 atau mengirim e-mail di konsumen@ojk.go.id dan waspadainvestasi@ojk.go.id.

Anda juga bisa mengecek perusahaan yang tidak memiliki ijin dari OJK melalui portal Investor Alert Portal yang dapat diakses melalui www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Diharapkan dengan adanya informasi ini, masyarakat akan lebih hati-hati dalam berinvestasi dan selalu melakukan pengecekan sebelum melakukan investasi atau meminjam di fintech.

investasi bodong

Investasi Bodong, Masyarakat Indonesia Rugi Banyak

rupiah kembali menguat diproyeksikan melemah tekor

Rupiah Kembali Menguat, Optimisme New Normal