in

Inilah Jenis Investasi untuk Pelajar dan Mahasiswa

Inilah Jenis Investasi untuk Pelajar dan Mahasiswa
Pelajar (C) SHUTTERSTOCK

Siapa saja berhak menginvestasikan uang yang dimilikinya, termasuk mereka yang masih menempuh pendidikan di mana belum berpenghasilan tetap. Lalu, apa saja jenis investasi untuk pelajar dan mahasiswa?

Investasi penting bagi pelajar dan mahasiswa demi menyiapkan masa depan. Selain itu, mengalokasikan uang untuk investasi dapat mengontrol penggunaan uang dan menyelamatkan dari sifat konsumtif. Berinvestasi sama halnya dengan menabung, di mana hasilnya bisa dinikmati kelak.

Beragam jenis investasi tersedia dan dapat dipilih, tetapi tidak semuanya cocok untuk para pelajar dan mahasiswa yang notabene belum punya penghasilan sendiri. Karena mereka mayoritas masih mengandalkan uang jajan dari orang tua sebagai sumber pendapatan bulanan, maka sebaiknya memilih jenis investasi yang tepat.

Lalu, Apa Saja Jenis Investasi untuk Pelajar dan Mahasiswa?

1. Logam Mulia

Investasi logam mulia merupakan salah satu yang disarankan untuk pelajar dan mahasiswa. Alasannya sederhana, lantaran logam mulia sangat fleksibel.

Jika memilih investasi logam mulia, Anda bisa mendapatkannya dalam beberapa ukuran. Yang terkecil berukuran 0,5 gram, sedangkan yang terbesar ukurannya 100 gram.

Baca Juga  Risiko dan Kelebihan Investasi Derivatif

Untuk berinvestasi logam mulia, Anda butuh modal kecil, mulai ratusan ribu rupiah. Investasi satu ini keuntungannya menjanjikan, lantaran termasuk salah satu dengan harga yang stabil dan cenderung meningkat setiap waktu. Karenanya, investasi ini terbilang aman bagi para pelajar dan mahasiswa.

2. Reksa Dana

Pelajar dan mahasiswa bisa juga memilih investasi reksa dana. Meski risikonya cukup besar, namun keuntungannya juga menggiurkan.

Modal awal yang Anda setorkan nantinya akan dikelola oleh seorang manajer investasi. Modal itu akan disebar pada beberapa produk yang berbeda. Hal itu dilakukan demi menurunkan tingkat risiko yang dihadapi.

Sebelum menanamkan modal, pastikan dulu perusahaan investasi itu punya reputasi dan bisa diandalkan. Jika salah pilih, maka penyesalan yang akan tersisa.

3. P2P Lending

Investasi P2P Lending (Peer to Peer Lending) tengah menjadi tren di kalangan anak muda saat ini. Para pelajar dan mahasiswa dapat menjajalnya. Untuk memulai investasi ini, Anda cuma butuh modal ringan. Mulai dari Rp100 ribu saja Anda sudah bisa menjadi investor.

Baca Juga  Risiko Investasi Bitcoin (Part 2)

P2P Lending bakal mendapuk Anda sebagai pihak yang akan meminjamkan modal kepada pihak lain, seperti pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui sebuah platform. Nantinya, bunga hasil peminjaman uang itu bisa Anda nikmati sebgai hasil investasi. Total bunganya biasanya mencapai 20 persen.

Yang patut Anda waspadai, dalam peminjaman uang yang diinvestasikan itu, si peminjam tak perlu menyetor jaminan. Risiko yang besar bagi si peminjam ini bisa diminimalisir dengan memilih perusahaan yang benar-benar tepat. Setiap kebijakan perusahaan itu pun harus dipelajari seksama.

4. Valuta Asing (Valas)/Forex (Foreign Exchange)

Investasi forex juga cocok untuk para pelajar dan mahasiswa. Sistemnya yang mudah dan modal kecil kerap menjadi daya tarik bagi anak muda kekinian yang tak suka hal ribet.

Forex juga menjadi salah satu investasi yang diminati karena menjanjikan potensi keuntungan yang besar. Meski demikian, Anda juga patut memperhatikan risikonya yang tak kalah besar.

Untuk meminimalisir risiko itu, Anda harus benar-benar memahami cara kerjanya. Sistemnya mudah dipelajari siapa saja, khususnya bagi para pemula. Sejumlah perusahaan broker forex pun menyediakan sekolah forex dengan segala tingkat kesulitannya.

Baca Juga  Sosok Investor Pertumbuhan Agresif yang Patut Dikenali

5. Deposito

Deposito bukanlah investasi yang dikhususkan untuk orang tua saja. Para pelajar dan mahasiswa pun bisa berinvestasi di bidang satu ini.

Anda layak menjadikan deposito sebagai pilihan demi menjamin masa depan. Sebab, investasi satu ini memang tergolong investasi jangka panjang. Karenanya, investasi ini tidak cocok bagi Anda yang suka hal-hal instan.

Keuntungan lainnya, Anda bisa mencicipi bunga pendapatan yang stabil tiap bulannya. Bunga itu rata-rata berkisar antara lima hingga delapan persen.

rupiah kembali menguat diproyeksikan melemah tekor

Rupiah Kembali Menguat, Optimisme New Normal

Tips untuk Pelajar yang Ingin Berinvestasi

Tips untuk Pelajar yang Ingin Berinvestasi