in

Perbedaan Deposito Syariah dan Konvensional, Apa Saja?

perbedaan deposito syariah dan konvensional
Photo by Micheile Henderson on Unsplash

Deposito bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu deposito syariah dan konvensional. Lalu, apa saja perbedaan deposito syariah dan konvensional?

Sebelum membahas perbedaannya, ada baiknya amda memahami pengertian dari deposito itu sendiri.

Prinsip dasar dari deposito sebenarnya mirip dengan investasi tabungan biasa.

Hal utama yang menjadi pembeda adalah deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu. Deposito disimpan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Selain itu, dana awal yang diserahkan juga lebih besar daripada tabungan biasa.

Keuntungan yang diberikan dalam investasi ini adalah bunga. Jumlah bunga yang diberikan juga lebih besar daripada tabungan biasa.

Dalam deposito konvensional, bunga yang diberikan diatur dengan rumus-rumus tertentu dengan memperhatikan berbagai macam faktor.

Faktor tersebut antara lain adalah pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terjadi di negara tersebut.

Selain itu, jumlah suku bunga yang ditawarkan juga diatur sesuai dengan kebijakan bank penyedia layanan deposito itu sendiri.

Perbedaan Deposito Syariah dan Konvensional

Akan tetapi, keuntungan yang diberikan di deposito syariah jelas berbeda dari keuntungan yang diberikan di deposito konvensional, seperti yang dikutip dari Lifepal.

Baca Juga  Keuntungan ETF yang Harus Diketahui

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa bunga bank adalah keuntungan yang diharamkan.

Hal ini dikarenakan keuntungan tersebut dianggap riba atau diambil dari cara yang tidak sesuai dengan hukum Islam.

Oleh karena itu, dalam investasi syariah sistem yang digunakan adalah sistem bagi hasil atau nisbah.

Bagi hasil di deposito syariah adalah bagi hasil antara penyedia dana (investor) dan pengelola keuangan (bank).

Mekanisme bagi hasil ini juga sudah ditentukan jumlahnya dari awal dibukanya rekening deposito.

Sebagai contoh, pada awal pembukaan rekening telah disepakati bahwa rasio yang digunakan adalah 70:30.

Maksud dari rasio ini adalah anda akan mendapatkan 70 persen dari keuntungan sedangkan bank akan mendapatkan 30 persen dari keuntungan tersebut.

Hal tersebut dilakukan agar terhindar dari hal yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Ikuti kami di Youtube dan Twitter, gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Trader di Indonesia

mitos investasi syariah

Mitos Investasi Syariah yang Anda Harus Tahu

deposito syariah terbaik ihsg masih bisa bertahan

Deposito Syariah Terbaik di Indonesia