in

Wajib Dipahami! ini 4 Resiko Investasi Saham

Dibanding dengan jenis investasi yang lain, investasi saham dinilai memiliki resiko yang lebih besar. Namun sejauh ini investasi saham masih banyak yang memilih. hal ini karena investasi saham dapat digunakan dalam waktu yang fleksibel.

Dilansir dari mandirisekuritas.co.id berikut resiko investasi saham yang harus diketahui oleh pelaku investasi:

1. Kondisi Negara

Kondisi ekonomi dan politik sebuah negara berhubungan erat dengan pasar saham.

Anda tidak akan mau menginvestasikan uang Anda pada negara yang sedang krisis. Risiko ini berhubungan dengan suatu kepastian dan keamanan.

Selain itu tentu tidak ada investor yang ingin berinvestasi jika pertumbuhan ekonomi negara tersebut negatif.

2. Capital Loss

Capital loss adalah kerugian yang diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli saham. Dengan kata lain investor menjual saham lebih rendah dari harga belinya.

Misalnya seorang investor membeli saham ‘A’ dengan harga per lembar Rp 3.000. Kemudian harga saham mengalami penurunan hingga mencapai Rp 2.700 per lembar saham. Karena takut harganya terus turun, saham tersebut langsung dijual oleh investor tersebut (cut loss).

Berarti investor tersebut telah mengalami capital loss sebesar Rp 300 untuk setiap lembar saham yang dijualnya.

Baca Juga  Bulan November , Saatnya Beli atau Jual Saham Ya?

3. Risiko Nilai Tukar Mata Uang

Perubahan nilai tukar mata uang yang terjadi secara drastis dalam waktu singkat juga dapat dikatakan sangat berpengaruh terhadap kestabilan bursa saham. Hal ini berpotensi membuat bursa saham bergejolak. Terutama perusahaan yang memiliki hutang dalam bentuk mata uang asing.

Penguatan nilai tukar secara signifikan akan mengakibatkan terjadinya deflasi yang merugikan ekonomi secara keseluruhan.

Dampak dari deflasi tersebut adalah melemahnya pertumbuhan negara karena tertutupnya pasar ekspor.

4. Risiko Suspend

Apabila suatu saham terkena suspend, investor tidak dapat menjual sahamnya hingga dicabut dari status suspend. suspend adalah  diberhentikan perdagangannya oleh otoritas bursa efek.

Jangka waktu suspend bervariasi, biasanya berlangsung dalam waktu singkat, hanya dalam kurun waktu satu sampai beberapa hari perdagangan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan saham mengalami suspend, diantaranya:

  • Harga saham mengalami kenaikan atau penurunan harga yang luar biasa dalam waktu singkat.
  • Perusahaan tersebut dipailitkan oleh kreditornya.
  • Suatu kondisi dimana otoritas bursa meminta konfirmasi perusahaan tersebut, misalnya bila perusahaan tidak memberi laporan keuangan hingga batas waktu yang ditentukan.
Baca Juga  7 Tips Dalam Memilih Asuransi Unit Link

5. Risiko Likuiditas

Risiko ini berkaitan dengan nilai kapitalisasi dan besarnya transaksi sebuah saham. Anda tidak dapat menjual saham pada harga terkininya ketika dibutuhkan. Hal tersebut terjadi karena tidak ada pembeli yang berminat, sebab perusahaan dinyatakan bangkrut oleh pengadilan dan perusahaan dibubarkan. Adanya faktor tidak terduga seperti itu mengharuskan Anda menjual seluruh kepemilikan saham.

Dapat dikatakan bahwa beberapa risiko tersebut adalah batu sandungan besar untuk setiap bisnis saham dan perlu ditangani segera setelah risiko tersebut terjadi. Hal inilah yang menyebabkan mengapa pengelolaan (manajemen) risiko menjadi sangat penting dalam bisnis saham.

Tinggalkan Balasan

Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Content Marketing untuk Bisnis

perusahaan sekuritas saham terbaik di indonesia

6 Perusahaan Sekuritas Terbaik di Indonesia