in

Hendak Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo? Tunggu, Perhatikan Resikonya

resiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo

Jika membahas investasi, deposito merupakan salah satu produk yang dinilai  cukup menguntungkan dan paling aman. Selain itu, deposito juga aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan mampu memberi suku bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Bukan itu saja, instrumen investasi ini memberikan imbal balik antara 7% – 9%, tergantung besar uang simpanan dan jangka waktu penyimpanan.

Namun harus anda ketahui pula bahwa menyimpan dana di deposito maksimal sampai Rp2 miliar. Meski dinilai resikonya rendah, menabung di deposito bukan berarti bebas resiko. Salah satu resiko yang tampak adalah ketika anda memindahkan atau mencairkan deposito ke bank lain sebelum jatuh tempo.

Untuk itu, simak resiko jika anda mencairkan deposito sebelum jatuh tempo  seperti dilansir Liputan 6.

Denda

Dalam aturannya, mencairkan deposito sebelum jatuh tempo akan dikenakan denda. Denda ini merupakan cara bank menghindari risiko jika nasabah tak sabar mencairkan dana. Denda ini biasanya berbentuk biaya administrasi dengan memotong nilai pokok serta pendapatan bunga deposito.

Baca Juga  Ayah, Berikut Investasi Yang Wajib Kamu Miliki

Meski berbeda-beda, biasanya nilai denda sudah ditentukan bank sekitar 0,5%-3% dari total tabungan.

Bunga Tidak Dibayarkan

Risiko lainnya adalah bunga deposito tidak dibayarkan bank. Peraturan seperti ini sah dan bisa dilakukan pihak bank. Biasanya pihak bank sudah menjelaskan perihal ini di awal ketika anda melakukan pembukaan rekening deposito.

Nilai Bunga Menjadi Lebih Rendah

Kemudian, nilai bunga yang anda dapat bisa jadi lebih rendah. Demikian, keuntungan yang anda dapat akan jauh lebih rendah dibanding kesepakatan awal. Karena itu, anda perlu mempertimbangkan kembali sebelum menarik dana deposito.

Agar lebih jelas, simak ilustrasi berikut:

  • Nilai pokok deposito: Rp50 juta yang akan jatuh tempo 1 tahun.
  • Denda: 1%
  • Bunga deposito: 5% per tahun

Namun, sesuatu hal terjadi dan dan perlu menarik dana milik tersebut dalam enam bulan sebelum jatuh tempo. Perhitungan bunga depositonya sebagai berikut:

  • Bunga: Rp50 juta x 5% x 180 hari (6 bulan) / 365 hari = Rp1,23 juta
  • Total bunga diterima: Rp50 juta-Rp500 ribu (denda) + Rp1,23 juta = Rp 50,73 juta.
Baca Juga  Perbedaan Obligasi Negara dan Korporasi dan Cara Memilihnya

Dari resiko di atas, masihkah anda berniat mencairkan deposito sebelum jatuh tempo? coba dipikir ulang yaa..

Baca juga: Dinilai Paling Aman, ini Resiko Deposito yang Wajib Diketahui

Tinggalkan Balasan

Sadari dan Ikuti Perkembangan Financial Technology

4 jenis arisan

Berbagai Jenis Arisan, Antara Menabung Kekayaan Atau Silaturahmi ?