in

Investasi Obligasi, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan dan Kekurangan Investasi pada Obligasi

Kelebihan dan Kekurangan Obligasi

Dalam dunia investasi, Anda tentu sering mendengar istilah obligasi atau sering juga ada ajakan untuk berinvestasi pada obligasi. Lalu, apa sih obligasi itu? Apa Kelebihan dan kekurangan obligasi?

Macam-macam produk investasi yang bisa dijalankan saat ini terdapat beberapa pilihan. Seperti investasi emas, investasi reksadana, deposito, tabungan, properti dan saham. Terdapat satu produk investasi yang mungkin jarang terdengar dan masih awam, yaitu obligasi.

Obligasi dari tahun ke tahun semakin mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan grafik yang meningkat secara signifikan. Ini menandakan bahwa investasi pada obligasi memang menarik dan semakin diminati oleh para investor.

Baca juga Investor,  Kenali 5 Resiko Investasi ini Sebelum ‘Melepaskan’ Harta Anda

Obligasi merupakan surat pernyataan utang jangka menengah hingga jangka panjang. Dalam dunia pasar modal, istilah obligasi sering digunakan sebagai surat utang yang diberikan oleh penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Dalam dunia internasional, obligasi disebut dengan istilah bonds.

Sebagai ilustrasi, suatu perusahaan sedang membutuhkan dana tambahan. Perusahaan tersebut kemudian menerbitkan surat utang untuk mengumpulkan dana. Surat utang tersebut dibeli oleh investor dengan nominal sesuai dengan nilai utang yang diberikan. Surat utang itulah yang dinamakan obligasi.

Baca Juga  4 Saham Perusahaan Rokok di Indonesia, Minat?

Obligasi juga diperdagangkan secara bebas layaknya saham. Namun berbeda dengan saham, obligasi tidak diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), melainkan pada agen-agen penjual obligasi. Pemerintah biasanya menunjuk bank dan lembaga sekuritas yang dipercaya sebagai agen penjual obligasi.

Kelebihan dan Kekurangan Obligasi

Kelebihan Investasi pada Obligasi

Obligasi memang menjadi salah satu produk investasi yang menarik minat para investor karena memiliki beberapa kelebihan :

  1. Investasi pada obligasi aman. Transaksi pembayaran dijamin oleh UU No. 24 Tahun 2002 / UU No. 19 Tahun 2008.
  1. Mudah diperdagangkan. Obligasi diperdagangkan di pasar sekunder yang diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksinya dilakukan di luar bursa.
  1. Menerima keuntungan berupa bunga atau kupon. Investor akan menerima kupon yang memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan bunga deposito. Semakin panjang jangka waktu obligasi maka semakin tinggi nilai kupon yang diberikan.
  1. Keuntungan dari selisih harga obligasi. Investor juga bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli yang dilakukan ketika diperdagangkan.

Kekurangan Investasi pada Obligasi

Baca Juga  Saham Petrosea (PTRO) Diborong Lo Kheng Hong

Seperti produk-produk investasi lainnya, obligasi juga memiliki kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan :

  1. Gagal bayar oleh penerbit obligasi. Surat utang biasanya dikeluarkan ketika perusahaan sedang membutuhkan dana segar. Bisa dikatakan perusahaan tersebut sedang mengalami masalah keuangan. Jadi bisa saja investor dirugikan dengan adanya perusahaan yang gagal bayar karena bangkrut.Ketika perusahaan mengalami gagal bayar, maka sudah dapat dipastikan bahwa Anda tidak memperoleh keuntungan bahkan seluruh pokok utang tidak kembali.
    Namun jangan khawatir, hal ini biasanya hanya terjadi dengan obligasi yang dikeluarkan oleh swasta. Karena obligasi negara terlindungi oleh undang-undang.
  1. Rugi jika menjual sebelum jatuh tempo. Investor akan mengalami kerugian jika obligasi yang dimiliki dijual sebelum masuk waktu jatuh tempo, karena harga jualnya lebih rendah dari harga belinya.

Jenis-jenis Obligasi

  • Obligasi Rekap, tujuannya dalam rangka program rekapitulasi perbankan
  • Surat Utang Negara (SUN), tujuannya untuk membiayai defisit APBN
  • Obligasi Ritel Indonesia (ORI), tujuannya sama dengan SUN, namun nilainya lebih kecil agar dapat dibeli secara ritel.
  • Obligasi Syariah, memiliki tujuan sama seperti SUN yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah.
Baca Juga  Trik Jitu Investasi Melawan Resesi Ekonomi Part 2

Dari penejelasan di atas, Anda akan lebih memahami apa itu obligasi, kelebihan dan kekurangan serta jenis-jenisnya. Dengan demikian Anda bisa mempertimbangkan untuk berinvestasi pada obligasi ini karena menarik bagi investor.

Baca juga 3 Jenis Investasi Jangka Pendek yang akan Memutar Dana Anda

Ditulis Oleh SAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *