in ,

7 Tips Dalam Memilih Asuransi Unit Link

7 Tips Memilih Asuransi Unit Link

Ada dua jenis produk dalam perusahaan asuransi, tradisional dan non-tradisional. Unit link merupakan salah satu produk asuransi non-tradisional. Produk ini memiliki skema penempatan pada dua sisi, satu sisi untuk proteksi dan sisi lainnya adalah investasi.

Pemegang polis harus menyadari secara penuh bahwa unit link ini fokus utamanya adalah produk asuransi. Artinya, fasilitas perlindungan atau proteksi atas risiko merupakan pertimbangan utama yang harus dilihat. Adapun fasilitas investasi merupakan manfaat tambahan yang tidak lepas dari risiko usaha yang fluktuatif.

Setiap premi yang dibayarkan akan masuk dan dibagi sesuai dengan perjanjian awal. Pada umumnya di tahun pertama hanya 20% yang ditempatkan untuk investasi dan sisanya merupakan pembayaran premi asuransi. Porsi investasi dari premi biasanya akan naik hingga tahun kelima. Pada tahun keenam, 100% premi akan ditempatkan pada investasi. Namun Anda harus mengingat bahwa ketentuan dan kebijakan setiap perusahaan asuransi akan berbeda terkait dengan berapa porsi investasinya. Jadi hal ini sangat penting untuk dipahami sejak membeli polis.

Baca Juga  Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap

Karena sebagian uang akan ditempatkan pada investasi. Pemegang polis diminta untuk memilih di mana mereka akan menempatkan uangnya pada beberapa tipe investasi reksadana. Pilihannya dapat berupa reksadana saham yang memiliki risiko tinggi tetapi potensi pengembangan juga sangat tinggi, reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap atau reksadana pasar uang.

Tips Memilih Asuransi Unit Link

  1. Pastikan produk asuransi yang Anda beli terdaftar dan diawasi oleh OJK.
  2. Asuransi bukan Multi Level Marketing (MLM) dan Nasabah / Tertanggung bukan agen pemasar. Waspadai iming-iming komisi yang besar.
  3. Pertimbangkan konsekuensi atas persetujuan penggunaan data pribadi Anda kepada perusahaan asuransi.
  4. Pahami hak dan kewajiban Anda sebagai Tertanggung yang tercantum dalam polis asuransi unit link.
  5. Beli produk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Jangan sampai Anda harus berhutang untuk membayar premi asuransi.
  6. Jangan tergiur janji imbal hasil yang besar, sebab asuransi unit link bukanlah tabungan. Asuransi unit link merupakan kombinasi asuransi dan investasi yang memiliki risiko fluktuatif.
  7. Beli asuransi unit link dari agen pemasar bersertifikasi khusus dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).
Baca Juga  Investasi Sepatu Sneakers, Apa Bisa?

Banyaknya masyarakat yang belum paham betul mengenai literasi keuangan terhadap asuransi menjadikan produk ini sering mendapat pengaduan dari konsumen mereka. Oleh karena itu Anda harus jeli sebelum membeli unit link.

Baca jaga Asuransi Untuk Generasi Kekinian, Pentingkah?

Tinggalkan Balasan

5 Keuntungan Apartemen dibandingkan Rumah

5 unsur hukum asuransi

Wajib Diketahui, 5 Unsur Hukum dalam Asuransi