in

Bursa Efek Indonesia, Efek, Belajar Investasi Yuk!

Belajar Investasi, Bursa efek indonesia

Pernahkah Anda mempelajari efek dan bursa efek? Jika belum, anda sedang membaca artikel yang tepat, bagi yang sudah yuk kita ingat kembali. Berikut pembahasannya.

Pengertian Efek

Efek, biasa juga disebut sekuritas, adalah suatu surat berharga yang bernilai dan dapat diperdagangkan.

Efek mencakup surat pengakuan utang, surat berharga komersial (commercial paper), saham, obligasi,sekuritas kredit, tanda bukti utang, right issue, waran, opsi atau se-tiap turunan (derivative) dari efek atau setiap instrumen lain yang ditetapkan sebagai efek oleh Badan Pengawas Pasar Modal (BA-PEPAM), yang bisa diperjualbelikan. Secara sederhana, efek dikategorikan sebagai hutang dan ekuitas seperti obligasi dan saham

Bursa efek

Karena banyak sekali ragam efek, maka tempat memperdagangkankannya disebut bursa efek, yaitu sebuah pasar yang terorganisasi, dimana para pialang melakukan transaksi jual beli saham atau surat berharga dengan berbagai perangkat aturan yang telah ditetapkan.

Sedangkan bursa saham memiliki arti yang sama dengan pasar saham. Bursa atau pasar adalah mempertemukan antara penjual dengan pembeli, dan di dalam nya akan terjalin komunikasi.

Baca Juga  Saham Properti Indonesia Meningkat Tajam

Baca juga: Bagaimana Cara Memulai Perdagangan Saham

Efek yang Diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia

Efek yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencakup hampir sebagian besar produk-produk di pasar modal. Pada prinsipnya, di BEI diperdagangkan produk-produk induk seperti saham dan obligasi serta produk turunannya (derivative) seperti obli-gasi konversi, waran, right issue (hak memesan efek lebih dulu), opsi dan stok indek future. Sebelum demerger (digabung) menjadi BEI, meskipun tidak secara resmi disepakati, pada praktiknya ada pemilihan produk yang diperdagangkan di antara Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES).

Baca juga: Saham Biasa dan Preferen, Sudah Tahu Bedanya?

BEJ memilih memper-dagangkan saham, right Issue, waran dan opsi yang disebut Kontrak Opsi Saham (KOS). Sementara BES berkonsentrasi pada obligasi dan stock index future, yaitu Indeks LQ 45.

Efek yang Paling Banyak Diperjualbelikan di BEI

Saham dan obligasi adalah jenis efek yang paling banyak diperjualbelikan di BEI. Kedua efek tersebut lebih banyak diminati masyarakat, karena masih belum terlalu rumit. Ini sesuai dengan perkembangan masyarakat investor Indonesia yang masih be-lum terlalu lama mengenal investasi di pasar kuangan (inancial market)—terutama di pasar modal.

Baca Juga  2 Saham LQ45 Kebal Lawan Virus Corona

Baca juga: Inilah Keunggulan Investasi Saham

Sumber: Cara cepat Memulai Investasi Saham

Tinggalkan Balasan

Tips Amankan Keuangan di Bulan Ramadhan (Part 2)

Yuk Cek Harga Sembako Via Online