in

Berminat Investasi Emas? Simak Dulu Beberapa Resiko Berikut!

Resiko Emas

Emas merupakan salah satu jenis logam mulia yang sering digunakan sebagai opsi berinvestasi. Harga emas yang selalu stabil dan meningkat, seringkali membuat investor memilih opsi investasi emas ini. Namun tahukah anda bahwa dibalik keuntungan yang menggiurkan, tentunya ada beberapa resiko yang cukup besar Terlebih jika anda adalah pemula yang berminat untuk berkecimpung didalam investasi logam mulia ini. Lalu apa saja resiko yang perlu diperhatikan ketika bernvestasi emas? Berikut ulasan PikiranTrader untuk anda;

1. Rawan Fluktuasi

Meski kecenderungan harga emas terlihat selalu meningkat, namun peningkatan tersebut tak berarti terjadi setiap hari. Kenaikan harga emas inipun bukanlah suatu proses yang memakan sedikit waktu. Emas pun terkadang mengalami penurunan harga jual, meski tak jarang mengalami kenaikan. Perubahan harga emas tersebut sering kali membuat pusing para investor emas, untuk dapat menghitung nilai investasi emas yang dimiliki di masa mendatang. Jadi bila anda berencana memiliki investasi emas terlebih dalam jumlah besar, pertimbangkan faktor fluktuasi harga emas tersebut matang-matang.

Baca Juga  Investasi Sepatu Sneakers, Apa Bisa?

2. Investasi Jangka Panjang

Investasi emas bukanlah alternatif yang tepat bagi investor yang menginginkan keuntungan dalam waktu cepat. Fluktuasi harga emas yang cukup besar tidak bisa menjamin investor akan mendapatkan keuntungan besar dalam waktu yang singkat. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kecenderungan harga emas naik merupakan proses yang cukup lama. Itu artinya, untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual yang tinggi tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Jadi jangan berinvestasi emas jika anda menginginkan keuntungan yang instan.

Baca juga : Berminat Investasi Emas? Berikut Waktu yang Tepat untuk Beli Logam Mulia

3. Ekonomi Stabil = Harga Melambat

Harga emas cenderung mengalami peningkatan ketika kondisi ekonomi dalam keadaan tidak stabil. Bisa jadi dalam waktu ini terjadi inflasi yang menyebabkan kenaikan dan juga penurunan harga emas. Bila inflasi terjadi jauh lebih tinggi daripada perkiraan masyarakat, tidak menutup kemungkinan bahwa harga emas akan jauh lebih tinggi, begitu pula sebaliknya. Kondisi ekonomi yang stabil akan mendorong masyarakat untuk konsumsi sewajarnya. Bila terjadi kondisi ekonomi yang tidak stabil, emas dijadikan sebuah alternatif teraman untuk mengamankan kekayaan investor.

Baca Juga  Yuk, Kenali Keuntungan Lewat Investasi Cendotel !

4. Resiko Kehilangan Tinggi

Inilah yang mungkin akan menjadi resiko yang perlu digaris bawahi oleh para investor emas. Terutama yang menjadikan emas dalam bentuk perhiasan yang digunakan sehari-hari. Potensi kehilangan karena perampokan atau perampasan paksa akan menjadi tinggi, dikala perhiasan yang digunakan teralu mencolok. Selain perhiasan, investasi emas dalam bentuk batangan dengan jumlah yang cukup banyak juga akan rawan dengan risiko ini. Maka untuk melindungi aset mereka, inverstor emas biasanya bersedia membayar lebih banyak dana untuk menyewa safe deposit box. Fasilitas ini merupakan fasilitas bank untuk menyimpan berkas maupun barang milik nasabah yang dirasa memiliki nilai yang cukup tinggi.

Baca juga : Dampak Inflasi, Harga Bawang Putih & Tiket Pesawat Mulai Landai

Itulah beberapa resiko yang kemungkinan besar akan anda rasakan apabila berinvestasi emas. Dengan risiko yang bisa dibilang tinggi, anda diharap dapat lebih mewaspadai dan sebisa mungkin untuk mengantisipasi resiko-resiko tersebut. Selamat berinvestasi!

Tinggalkan Balasan

Inflasi Bawang

Dampak Inflasi, Harga Bawang Putih & Tiket Pesawat Mulai Landai

Imbas Rupiah Melemah, Stok Produk Impor Menurun