in

Awas! Ini Hal-hal Sepele yang Membuat Investasi Anda Kacau!

Investasi Berantakan

Banyaknya peluang dan pendapatan dalam berinvestasi, terkadang membuat seseorang buta akan keadaan sekitar. Akhirnya tak jarang, seseorang sering kali salah langkah dalam mengelola aset untuk berinvestasi. Bahkan tanpa disadari, hal-hal yang terlihat sepele dapat menjadikan boomerang bagi anda para investor. Sehingga kerugian di kemudian harilah yang harus dirasakan. Lalu hal-hal apa saja yang harus anda waspadai, agar investasi anda tak kacau dikemudian hari? Simak ulasan PikiranTrader berikut;

1. Terlalu Percaya Diri

Sering kali anda merasa terlalu percaya percaya diri setelah selama ini telah membuat berbagai pilihan investasi yang hebat. Rasa percaya diri memang penting dimiliki guna menunjang keberanian anda untuk maju. Namun jika rasa percaya diri tersebut terlalu, tentunya bisa membuat anda mengambil pilihan investasi yang buruk. Selalu survey dan bandingkan saat anda hendak melagkah berinvestasi. Fikirkan matang-matang segala kemungkinan terburuk sebelum anda melangkah.

2. Terlalu Agresif

Semangat berinvestasi sangat umum dirasakan terlebih bagi para investor yang baru merasakan hasil dari investasinya. Sehingga tak jarang terlalu bersemangat sehingga menjadi agresif dalam berinvestasi. Tak salah apabila anda menjadi inestor yang agresif, guna mendapatkan hasil yang tinggi. Namun meskipun demikan, anda tetap harus melindungi investasi terhadap kemungkinan terjadinya penurunan, yang nantinya akan berimbas pada keamanan aset anda. selalu pertimbangkan dengan bijak opsi yang akan anda jalani dalam berinvestasi, sehingga aset anda tak kacau dikemudian hari.

Baca Juga  Mengukur Kesuksesan Bisnis Anda, Beranikah?

3. Melupakan Investasi Lain

Terlalu terfokus terhadap satu aset saja mungkin akan menjadi pintu penutup peluang investasi anda. Mungkin saja saat ini anda tengah memegang saham perusahaan yang memiliki kinerja baik. Andapun telah mendapatkan keuntungan yang berlimpah dari saham tersebut, sehingga anda berusaha untuk mempertahankan kepemilikan saham dan melupakan pilihan investasi lain. Menolak untuk membeli produk investasi lain hanya karena alasan anda terlalu percaya dengan produk investasi tertentu, tentunya akan merugikan diri sendiri. Pertimbangkan jangka waktu investasi, profil resiko, dan jumlah modal agar Anda bisa mengetahui berbagai pilihan investasi yang bisa dimiliki. Ingatlah bahwa ada banyak sekali pilihan instrumen investasi lain yang dapat dikembangkan dan mampu memberikan keuntungan berlipat kepada anda.

Baca juga : Yuk Intip Investasi Unik Ala Milenial!

 

4. Mengambil Risiko Terlalu Banyak

Meskipun anda adalah tipe orang yang nnyaman mengambil risiko, tetapi jangan terlalu tergoda untuk mengambil terlalu banyak resiko dengan tingkat pengembalian yang lebih tinggi. Pendekatan terbaik dalam membangun portofolio adalah memastikan anda bisa mengambil tingkat pengembalian dari waktu ke waktu. Selain itu juga memastikan tidak terjadinya penurunan atas investasi yang sebelumnya telah anda lakukan. Jika sebelumnya anda telah memiliki saham sebagai instrumen investasi, maka padukan dengan jenis investasi lain yang jauh lebih aman. Misalnya saja dengan membeli emas, obligasi, deposito, reksadana, atau juga bisa berinvestasi di peer to peer lending.

Baca Juga  5 Cara Investasi Emas yang Sesuai Bujet

5. Tak Melakukan Evaluasi

Ketika anda terlalu percaya diri, membuat anda merasa tidak perlu melakukan evaluasi dan memeriksa portofolio investasi anda. Padahal tanpa adanya pemeriksaan, anda tidak akan bisa menyadari bahwa investasi tertentu memiliki kinerja yang buruk. Atau bisa jadi portofolio yang dimiliki tidak seimbang bisa karena terlalu banyak atau terlalu sedikit berinvestasi di produk tertentu. Lakukan evaluasi secara rutin terhadap investasi yang dimiliki agar anda bisa mengetahui dimana letak kesalahan dan perbaikan yang perlu dilakukan.

Baca juga : Mulai Bisnis Baru? Fahami Dulu Cara Menganalisis Potensi Pasar Berikut!

Itulah beberapa faktor yang anda harus perhatikan agar anda tak tekor dalam berinvestasi. Semoga ulasan diatas dapat menjadi rambu-rambu bagi anda, sehingga dapat membantu anda dalam berkecimpung didalam dunia investasi.

Tinggalkan Balasan

jam pasar forex di Indonesia

Kalender Ekonomi Forex, Apa Fungsinya?

Hutang

Tips Lunasi Hutang untuk Anda yang Berpenghasilan Fluktuatif