in

Wujudkan Mimpi Anda melalui Investasi

Kebanyakan orang berinvestasi dalam gaya sporadis tanpa mempertimbangkan tujuan, waktu, dan toleransi risiko. Ada juga yang berani mencurahkan sejumlah besar dana untuk diinvestasikan tanpa benar-benar mempelajari pasar dan risiko.

Kebanyakan orang cenderung melihat investasi sebagai aset. Ada juga yang melihatnya sebagai bisnis atau sumber penghasilan.

Kebanyakan orang menggunakan investasi untuk mewujudkan impian mereka. Jika Anda memiliki berbagai tujuan keuangan, bukan tidak mungkin investasi dapat membantu Anda mewujudkan impian Anda.

Simak empat langkah berikut untuk mewujudkan impian Anda dengan berinvestasi:

1. Cari Tahu dan Tentukan Impian / Tujuan Anda

Diterjemahkan dari laman forbes.com, menetapkan sasaran investasi telah terbukti sebagai cara yang efektif untuk mengelola dan mengukur kesuksesan Anda. Mimpi atau tujuan harus ditentukan dengan jelas jauh sebelum Anda mulai menyiapkan strategi untuk mencapainya.

Anda harus dapat merancang strategi apa yang sesuai untuk menerapkan impian Anda. Pilih jenis investasi yang tepat dan berapa lama Anda dapat menggunakan manfaat investasi.

Misalnya, jika Anda ingin dapat melakukan perjalanan setiap tahun, pilih jenis investasi yang memiliki jangka waktu sekitar satu tahun. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan manfaat investasi untuk bepergian di tahun berikutnya.

Baca Juga  Risiko Obligasi Pemerintah yang Mungkin Terjadi

2. Seimbangkan sejumlah tujuan sekaligus

Pastikan bahwa sasaran yang Anda tetapkan realistis dan dapat dicapai dengan strategi yang Anda desain.

Misalnya, Anda berencana pensiun dalam 25 tahun ke depan. Berapa banyak uang yang dapat Anda kumpulkan dalam 25 tahun ke depan? Apakah itu cukup untuk hari pensiun Anda?

Di sisi lain, jika Anda memiliki beberapa tujuan lain selain dana pensiun, misalnya, membeli rumah dalam 10 tahun ke depan. Ditambah lagi jika Anda ingin memiliki bisnis sendiri dalam 5 tahun ke depan dengan modal awal Rp.100 juta. Anda harus berpikir berapa banyak yang Anda sisihkan setiap bulan dari penghasilan Anda untuk tiga gol di atas?

3. Pertimbangkan Waktunya

Beberapa mimpi memiliki periode waktu sebagai referensi sedangkan mimpi lain tidak memiliki periode yang tetap. Namun, itu bisa bergantung pada uang yang Anda butuhkan.

Jika Anda tidak menyiapkan apa pun pada usia 35 tahun dan memiliki rencana pensiun pada usia 50 tahun, Anda harus dapat mencapai ROI 20% (Return on Investment) atau bekerja lebih lama atau bahkan menarik dari jumlah tabungan awal yang telah ditargetkan.

Baca Juga  Milenial, Wajib Dengarkan 4 Nasihat Keuangan Berikut!

4. Rajin Berinvestasi

Jika Anda hanya fokus pada menabung tanpa menggunakannya untuk berbagai kepentingan produktif, seperti berinvestasi atau berbisnis, nilai uang Anda akan terkikis perlahan.

Sebaliknya, jika Anda menggunakan uang untuk berbagai kepentingan produktif yang dapat menambah nilai aset Anda seperti investasi atau bisnis, akan ada pergantian uang. Dengan demikian, nilai uang Anda tidak terkikis oleh inflasi.

Jika Anda rajin berinvestasi, perputaran uang Anda dapat lebih jelas dan Anda dapat memaksimalkan keuntungan.

Anda tentu perlu belajar toleransi risiko dan cara keseluruhan bekerja dalam investasi. Anda dapat mencoba berinvestasi di berbagai instrumen investasi, baik itu saham, emas, atau pinjaman peer to peer (P2P Lending).

Read more: Berikut Investasi Yang Berdiri Kokoh Meskipun Diterjang Badai Inflasi

Tinggalkan Balasan

keuangan pernikahan

Tips Megoptimalkan Keuangan Untuk Acara Pernikahan ( Part 2)

5 Hal yang harus diperhatikan sebelum Investasi Mata uang asing

Wow! Rupiah Menguat di Asia