in

Dukung Ide Kreatif Kawula Muda, Pemkot Malang Siapkan Dana Ratusan Miliar

pintu masuk pasar kreatif kota malang

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan wadah untuk menampung ide kreatif para kawula muda di Kota Pendidikan ini. Wali Kota Malang, Drs.Sutiaji mengaku telah menganggarkan Rp180 Miliar.

“Akan kami bangun rumah kreatif yang biayanya Rp 180 miliar,” kata Sutiaji di sela – sela sambutannya ketika membuka acara pembukaan pembinaan dan pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif di bidang kebudayaan dan pariwisata di halaman Balai Kota Malang, Rabu (20/02).

 

Orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kota Malang itu berharap dengan diberikan ruang kreatif, generasi kekinian yang tinggal di Bumi Arema ini dapat menuangkan ide segar mereka.

Karena menurut Sutiaji, di era globlisasi dan industri ini penting sekali peran anak muda yang melek teknologi untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.

“Pada era globalisasi ini mengembangkan bisnis UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengan) bukanlah hal yang sulit. Karena sebagian besar inisiatornya adalah kaum milenial yang melek digital, sehingga mereka dapat memasarkan produknya melalui market place,” papar pria berkacamata itu.

Baca Juga  Rahasia Promosi di Media Sosial Agar Postingan tidak Sia - sia (Part 1)

Dengan memberikan umpan berupa rumah kreatif itu, Sutiaji yakin akan memunculkan Start up baru yang dapat mendongkrak ekonomi Kota Malang beberapa tahun ke depan.

“Karena kalau membangun ekonomi itu tidak bisa dilakukan secara instan, butuh waktu 2, 3 bahkan sampai 5 tahun untuk bisa dituai hasil usahanya, beda sama mengaspal jalan,” ujar pria yang hobi bulutangkis itu.

Dalam kurun waktu tersebut, masih menurut Sutiaji, adalah digunakan untuk membangun pondasi sekaliguas menanam paradigma masyarakat mengenai ekonomi yang mengalami modernisasi.

Pada akhir sesi wawancara, Sutiaji juga mengatakan bahwa sebenarnya mengawali bisnis bukanlah hal yang sulit. Bagi pria yang akrab dipanggil Pak Aji ini, modal utama untuk mengawali bisnis adalah kemauan yang kuat serta keuletan.

“Saat ini berkembang itu tidak butuh banyak modal, tapi kemauan. Dan yang kedua yaitu keuletan, harus ulet dan tidak mudah menyerah ketika menjalankan sebuah usaha, insya Allah cepat berkembang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkot Malang menggelar bazar pasar kreatif ini adalah untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kota Malang yang akan jatuh pada bulan April mendatang. dalam bazar yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh puluhan pengusaha UMKM yang terdiri dari berbagai produk. Yaitu makanan, minuman, pakaian, hingga produk kesenian.

Baca Juga  5 Sosial Media Terbaik untuk Pemasaran Bisnis

Tinggalkan Balasan

Ini Fakta Bisnis Unicorn yang Menjadi Perbincangan Publik

Neraca Perdagangan Indonesia Alami Defisit, Mengapa?