in

Jenis Cuti & Istirahat Kerja Yang Wajib Anda Ketahui (Part 2)

istirahat kerja

Semangat bekerja memang penting untuk anda miliki, apalagi bagi anda yang bekerja sebagai karyawan. Totalitas dalam bekerja pun tentunya akan sagat menujang karir anda di perusahaan. Namun untuk totalitas dalam bekerja tentunya membutuhkan tenaga dan fikiran yang mumpuni. Untuk menjaga tubuh agar senantiasa dalam kondisi fit dan prima, tentunya ada kalanya anda beristirahat dalam bekerja. Selain untuk memperbaiki kualitas diri dalam bekerja, cuti dan istirahat kerja juga berguna untuk menjauhkan dari stres bekerja. Jika sebelumnya anda telah membaca Jenis-jenis cuti kerja, kali ini PikiranTrader akan membahas Part 2, yaitu tentang beberapa jenis Istirahat kerja. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini.

4. Istirahat antara Jam Kerja

Jenis istirahat kerja yang pertama ialah istirahat antara jam kerja. Dimana waktu istirahat ini karyawan berhak mendapat waktu istirahat antara jam kerja, minimal setengah jam setelah bekerja selama 4 jam terus menerus. Berdasarkan peraturan Undang-undang Pasal 79 Ayat (2) huruf a, waktu istirahat ini tidak termasuk kedalam jam kerja. Jadi bagi anda para karyawan, jangan ragu untuk menggunakan jam istirahat yang satu ini ya.

Baca Juga  3 Tips Keuangan Sebelum Meluncurkan Startup

Baca juga: 5 Anggaran yang Wajib Anda Siapkan Sebelum Pergi Liburan

5. Istirahat Mingguan

Selanjutnya ialah istirahat mingguan, dimana jatah istirahat mingguan ini bisa 1 hari untuk 6 hari kerja atau libur 2 hari untuk 5 hari kerja dalam seminggu. Istirahat minggua ini pada umumnya dilakukan dengan kebijakan atau kesepakatan dari masing-masing perusahaan.

6. Istirahat Karena Sakit Masa Haid

Selanjutya ialah istirahat karena sakit atau nyeri saat masa haid. Syarat utama untuk dapat mengambil waktu istirahat ini tentuya karyawan harus wanita ya.. Karyawan berhak atas istirahat sakit dengan izin dan disertai surat keterangan sakit dari dokter. Karyawan wanita pun, berhak atas cuti haid di hari pertama dan kedua apabila merasa sakit atau nyeri haid.

Baca juga: 3 Hal yang tidak Perlu Anda Lakukan Setelah Wawancara Kerja

7. Istirahat Karena Melahirkan Atau Keguguran

Masih khusus untuk para Karyawan wanita,kali ini juga ada istirahat karena masa melahirkan ataupun saat keguguran. Setiap karyawan wanita, berhak mendapat istirahat atau cuti 1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan setelah melahirkan. Jadi total istirahat mencapai 3 bulan. Bila karyawan wanita mengalami keguguran, berhak atas istirahat 1,5 bulan atau sesuai surat keterangan dokter kandungan atau bidan. Kabar gembiranya karyawan tetap mendapat gaji penuh bila mengambil hak istirahat jenis ini. Dan yang perlu anda garis bawahi ialah Istirahat lahiran atau keguguran tidak mengurangi jatah cuti tahunan anda.

Baca Juga  Deretan Sponsor Bali United Penyokong Finansial Klub

8. Istirahat Panjang

Jenis istirahat yang terakhir ialah istirahat panjang. Ya, sesuai namanya istirahat panjang dilakuka karyawan dengan jangka waktu yang panjang. Lalu berapa lama? Menurut UU Ketenagakerjaan Pasal 79 Ayat (2) huruf d, waktu Istirahat panjang minimal bisa sampai 2 bulan lamanya. Lalu bagaimana prosedurnya?

Istirahat panjang ini dapat diberikan untuk karyawan yang telah bekerja selama 6 tahun di perusahaan yang sama. Selai itu prosedur dari hak istirahat panjang ini ialah anda bisa mengambil istirahat pada tahun ke-7 dan ke-8 dengan jumlah masing-masing 1 bulan. Jadi anda tak boleh langsung mengambil 2 bulan penuh ya. Selain itu istirahat panjang biasanya juga digunakan untuk karyawan yang memiliki sakit keras, sehingga harus menjalani pengobatan khusus. Tentunya dengan kebijakan dari masing-masing perusahaan.

Baca juga: Cara Membuat Nomor Seri Faktur Pajak, Untuk Anda Pengusaha Muda

itulah beberapa ulasan PikiranTrader tentang jenis dan prosedur istirahat kerja. Cuti dan istirahat kerja penting untuk anda lakukan, tentunya untuk merefresh tenaga dan fikiran anda setelah lelah bekerja. jadi, jangan ragu mengambil masa cuti dan istirahat anda ya.. Semoga membantu.

Baca Juga  Mengenal Marketing, Apa Saja Perannya?

Tinggalkan Balasan

promo agustus

Jangan Lupa Promo Bulan Agustus, Diskon Sampai 74 Persen!

tips Menghindari Kehancuran dalam Masa Resesi Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan